Hikmah Ramadhan

Makna Keadilan dan Kebaikan

AL QURAN sangat menekankan agar umat Islam menegakkan keadilan. Berbuat keadilan itu sangat dekat dengan derajat ketaqwaan.

IST
Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah 

OLEH: Prof Dr Komaruddin Hidayat
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah

TRIBUNKALTIM.CO - AL QURAN sangat menekankan agar umat Islam menegakkan keadilan. Berbuat keadilan itu sangat dekat dengan derajat ketaqwaan.

Janganlah karena perasaan subyektivitas, terutama kebencian, lalu menghalangi seseorang berbuat adil. (Qur'an 5:8). Adil yaitu menempatkan sesuatu pada tempat yang semestinya. Wadh'u syaiin fi mahalihi.

Dalam konteks kepemimpinan, berbuat adil artinya memberikan dan melindungi hak seseorang yang memang menjadi haknya. Merusak keadilan berarti merampas hak orang lain. Dan itu suatu kezaliman.

Bagaimana rasanya dizalimi, mereka yang hak-haknya dirampas akan sangat memahami dan menghayati. Perasaan dizalimi ini akan melahirkan kekuatan dan dorongan untuk melawan.

Ilustrasi - Hari ke-10 Puasa Ramadhan 15/5/2019, Amalkan Doa untuk Hari Ini Agar Mendapatkan Berkah
Ilustrasi - Hari ke-10 Puasa Ramadhan 15/5/2019, Amalkan Doa untuk Hari Ini Agar Mendapatkan Berkah (freepik)

Terlebih jika itu menimpa sekelompok masyarakat atau bangsa, akan muncul kekuatan berlipat ganda dan tahan lama, karena yang satu akan memperkuat yang lain sehingga menjadi gerakan organik, seperti perjuangan rakyat Palestina. Atau perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Saking vitalnya prinsip keadilan dalam kehidupan sosial politik, terdapat pendapat ulama mengatakan pemerintahan yang adil akan mampu bertahan sekalipun tidak beragama (sekuler). Sebaliknya, sekalipun beragama, tetapi jika prinsip keadilan sosial tidak ditegakkan, maka sebuah pemerintahan akan mudah roboh.

Rakyatnya akan melakukan pembangkangan sosial (social disobedience) atau bahkan berontak. Mungkin teori ini menarik untuk melihat kekacauan yang terjadi di Timur Tengah yang mayoritas pemimpin maupun rakyatnya sama-sama beragama (Islam) namun saling berbaku hantam, baik sesama warga negaranya maupun dengan negara tetangganya.

Dalam Alqur'an terdapat tiga kata konseptual tentang keadilan ini, yaitu al-'adl, al-qisth, al-mizan. Jagad semesta ini berjalan dan bertahan karena adanya prinsip keadilan dan keseimbangan. Bangunan yang tegak kokoh menjulang tinggi juga dibangun berdasarkan prinsip keseimbangan.

Kita bisa berdiri dan berjalan juga karena tubuh kita seimbang, berlaku prinsip keadilan. Kesehatan tubuh juga dirawat berdasarkan kaidah keadilan dan keseimbangan. Maka janganlah kamu rusak prinsip keseimbangan itu.

Jadwal buka puasa 10 Ramadhan.atau 15 Mei 2019 untuk Balikpapan, Samarinda dan kota lain di Kaltim
Jadwal buka puasa 10 Ramadhan.atau 15 Mei 2019 untuk Balikpapan, Samarinda dan kota lain di Kaltim (zakat.or.id)
Halaman
12
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved