Polda Kaltara Bekuk 5 Kurir Sabu Lintas Provinsi, Terhubung Jaringan Internasional

Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara berhasil menggagalkan pengiriman sabu-sabu asal Tawau (Malaysia) menuju Samarinda, Kalimantan Timur.

Polda Kaltara  Bekuk 5 Kurir Sabu Lintas Provinsi, Terhubung Jaringan Internasional
TribunKaltim.CO/Muhammad Arfan
Kabid Humas Polda Kaltara AKBP Berliando menyampaikan rilis pengungkapan kasus narkotika, Kamis (16/5/2019) di Mapolda Kaltara 

TRIBUNKALTIM,CO, TANJUNG SELOR - Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara berhasil menggagalkan pengiriman sabu-sabu asal Tawau (Malaysia) menuju Samarinda, Kalimantan Timur.

Ditresnarkoba Polda Kalimantan Utara mengamankan lima orang tersangka kurir pada , Sabtu (11/5/2019) pukul 13.30 Wita di Dusun Buluh Perindu, Tanjung Selor.

Awalnya, diamankan tiga orang kurir bernama Samsuddin, Ilham, dan Suirwansyah. Barang bukti sabu-sabu seberat 3.043 gram diamankan polisi di dalam speedboat yang ditumpangi ketiga tersangka.

Sabu-sabu tersebut disimpan dalam wadah jerigen dan dibungkus plastik teh kemasan. Polisi juga menemukan sabu seberat 152,8 gram di rumah Samsuddin di Buluh Perindu.

"Sabu-sabu ini dibawa dari Pulau Bunyu ke Tanjung Selor. Kita melakukan pembuntutan terhadap ketiga tersangka berdasarkan laporan dari masyarakat," kata Kapolda Kalimantan Utara Brigjen Pol Indrajit melalui Kabid Humas AKBP Berliando, Kamis (16/5/2019).

Tak berhenti di Buluh Perindu, aparat melakukan pengembangan berdasarkan pengakuan tiga orang tersangka yang sudah diamankan.

Akhirnya ditemukan tersangka lain bernama Idris dan Imran di Hotel Anugrah, Tanjung Selor pada pukul 21.00 Wita di hari yang sama (11/5/2019).

Idris dan Imran adalah kurir yang telah menerima tugas untuk mengambil sabu-sabu dari tiga tersangka sebelumnya untuk dibawa ke Samarinda.

Lagi-lagi, kasus ini merupakan jaringan internasional karena melibatkan seorang bandar atau pemilik sabu bernama Samsul yang notabene seorang warga negara Filipina yang tinggal di Tawau, Malaysia.

Selain itu kata AKBP Berliando, juga terlibat seorang warga negara Malaysia yang belum diketahui identitasnya (Mr.X) yang berperan menyuruh Idris datang mengambil sabu-sabu di Tanjung Selor.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved