Terbiasa Kerja Malam?Jaga Kualitas Tidur dengan 9 Cara Ini,Batasi Konsumsi Kafein dan Hindari Cahaya

rasa kantuk dan kurang tidur kronis dapat mengganggu konsentrasi, proses berpikir, bahkan kesulitan untuk mengambil keputusan

Terbiasa Kerja Malam?Jaga Kualitas Tidur dengan 9 Cara Ini,Batasi Konsumsi Kafein dan Hindari Cahaya
Shuttermon
Ilustrasi kerja malam 

TRIBUNKALTIM.CO - Kerja shift didefinisikan sebagai bekerja di luar jam kerja biasa yaitu, jam 9-5. Model pekerjaan ini sangat umum ditemukan dalam masyarakat urban, entah itu seorang dokter, polisi, pegawai negeri, ataupun karyawan swasta.

Masalah yang sering terjadi pada para pekerja ini adalah gangguan tidur. Pada waktu istirahat mereka bekerja, melawan jam biologis tubuhnya. Umumnya, para pekerja shift merasa dapat menggantikan tidur malam dengan tidur di pagi/siang hari sepulang bekerja.

Tapi nyatanya, rasa kantuk dapat tetap dirasakan walaupun sudah tidur 7 jam di siang hari. Kondisi ini disebabkan oleh jam biologis yang tetap mengirimkan sinyal kantuk di malam hari (sesuai fungsi normalnya). Profesi seperti polisi, petugas pemadam kebakaran, satpam, dokter, membutuhkan tingkat kesiagaan dan kewaspadaan yang tinggi sepanjang malam.

Namun, rasa kantuk dan kurang tidur kronis dapat mengganggu konsentrasi, proses berpikir, bahkan kesulitan untuk mengambil keputusan. Kantuk berlebih disertai gangguan dalam beraktivitas sehari-hari, bisa jadi merupakan gejala hipersomnia yang dipicu oleh kurangnya jam tidur.

Menjaga Kualitas Tidur

Cara yang paling efektif dalam menghilangkan ngantuk saat kerja bagi para pekerja shift malam adalah dengan menjaga kualitas tidur. Berikut beberapa cara yang dapat kita usahakan dalam menjaga kualitas tidur:

* Usahakan tidak bekerja pada shift malam secara berturut-turut. Dampak buruk kurang tidur dapat dikurangi jika jumlah shift malam dibatasi atau diselingi dengan hari libur.

* Hindari mengganti shift terlalu sering. Biarkan badan beradaptasi dulu. Jika tidak mungkin, usahakan mengganti dari shift pagi ke shift siang atau malam, dan tidak sebaliknya.

* Tidur sebentar saat shift, bahkan tidur 30 menit cukup untuk mengembalikan performa.

* Pastikan penerangan di tempat kerja cukup. Tubuh manusia bekerja berdasarkan ritme sirkadian yang dipengaruhi oleh cahaya. Saat terkena cahaya, jam biologis kita lebih mudah beradaptasi sehingga membantu untuk tetap terbangun dan fokus saat bekerja.

Halaman
12
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved