Agus Bei Sebut Populasi Bekantan Mulai Terancam, Hutan Penyangga Terkikis dengan Wilayah Pemukiman

Kali ini Agus Bei beri edukasi bahwasanya bekantan pun terancam punah jika mangrove dirusak. Kehidupan bekantan bergantung pada mangrove.

Agus Bei Sebut Populasi Bekantan Mulai Terancam, Hutan Penyangga Terkikis dengan Wilayah Pemukiman
TRIBUNKALTIM/BUDI SUSILO
Mamalia bekantan berada di pohon mangrove yang tinggi di Mangrove kawasan Mangrove Center Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (25/1/2019) sore. 

TRIBUNKALTIM.CO - Keberadaan alam Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur bisa dibilang masih indah dan asri. Ada beberapa tempat di Kota Balikpapan yang kondisi alamnya masih asli, rindang. 

Satu di antaranya di kawasan Mangrove Center Graha Indah, Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, yang terjaga dari kerusakan ulah manusia. 

Di kawasan Mangrove Center Graha Indah inilah, masih menyimpan satwa endemik Pulau Kalimantan, yang biasa populer disebut bekantan

Eksistensi bekantan ini tidak terlepas dari kawasan hutan Mangrove Center Graha Indah sebab menurut sepengetahuan pecinta lingkungan di daerah setempat, disebutkan bekantan sangat bergantung pada Mangrove Center Graha Indah. 

Karena flora seperti mangrove yang hidup di kawasan hutan Mangrove Center Graha Indah merupakan sumber makanan bagi bekantan

Lokasi itu pun tidak terlepas dari peran sosok bernama Agus Bei, inisiator Mangrove Center Graha Indah yang belum lama ini Agus Bei juga meraih penghargaan Kalpataru. 

Balikpapan mempunyai sejumlah objek yang layak jadi destinasi wisata. Sebagai contoh kawasan Teluk Balikpapan yang terkenal sebagai salah satu habitat bekantan.
Balikpapan mempunyai sejumlah objek yang layak jadi destinasi wisata. Sebagai contoh kawasan Teluk Balikpapan yang terkenal sebagai salah satu habitat bekantan. (Dok Tribunkaltim.co)

Kali ini, Agus Bei memberikan edukasi soal satwa yang menghuni di daerah Mangrove. Hal ini disampaikan di media sosial Facebook miliknya pada Minggu 19 Mei 2019. 

Perlu diketahui bekantan merupakan satwa endemik yang hanya terdapat di Pulau Kalimantan yang merupakan wilayah dari tiga Negara yaitu Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam.

Ya, bekantan menempati hutan yang berada dekat dengan sungai, rawa, atau pantai.

Meskipun bekantan adalah hewan arboreal, ciri satwa yang hidup di pohon, namun bekantan dapat berenang dan menyelam secara baik.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved