Ini Cara Dinas Pertanian Provinsi Kaltara Sejahterakan Petani Lokal Melalui Zakat Fitrah

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kaltara punya cara sejahterakan petani di momentum Ramadhan. Melalui pembayaran Zakat Fitrah.

Ini Cara Dinas Pertanian Provinsi Kaltara Sejahterakan Petani Lokal Melalui Zakat Fitrah
tribunkaltim.co/Muhammad Arfan
ILUSTRASI - Seorang petani sedang memanen padi di Jalan Sabanar Lama, Tanjung Selor beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Salah satu kewajiban umat muslim di Bulan Ramadhan adalah menunaikan Zakat Fitrah.

Zakat Fitrah merupakan salah satu jenis zakat wajib dikeluarkan individu merdeka dan mampu sesuai dengan syarat yang telah ditetapkan.

Lazimnya, umat muslim membayar Zakat Fitrah dengan beras.

Berkenaan dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kaltara, Andi Santiaji Pananrangi mengimbau masyarakat yang membayar zakat dengan beras, agar menggunakan beras lokal.

Berdasarkan kualitas beras yang dikonsumsi sehari-hari.

Di tingkat nasional, sebutnya, telah digaungkan Gerakan Beli Beras Zakat Fitrah ke Petani.

Gerakan itu bertujuan agar momentum Ramadhan dan Zakat Fitrah menjadi momen pengembangan pasar dan petani beras lokal Provinsi Kaltara.

"Penghasilan petani kita tentu akan lebih besar.

Hal itu akan menguatkan petani, penghasilannya lebih terjamin yang diawali dari zakat," kata Andi, Minggu (19/5/2019).

Lebih lanjut, membeli beras petani lokal secara langsung akan memotivasi petani untuk lebih meningkatkan produktivitasnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved