Pemkot Bontang Usul Raperda Pemukiman Atas Air Perlu Sanksi, Ini Bentuk Sanksinya

Pemerintah Kota Bontang menilai rancangan Perda tentang Pengelolaan Pemukiman di Atas Air perlu sanksi tegas, mulai denda sampai pidana

Pemkot Bontang Usul Raperda Pemukiman Atas Air Perlu Sanksi, Ini Bentuk Sanksinya
TribunKaltim.CO/Dok.
PEMUKIMAN ATAS AIR — Pemerintah dan DPRD Bontang tengah menyiapkan rancangan Perda untuk mengatur dan menata pemukiman di atas laut 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG — Pemerintah Kota Bontang menilai rancangan Perda tentang  Pengelolaan Pemukiman di Atas Air perlu sanksi tegas.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan ketaatan hukum terhadap pemukiman di atas air.

Kepala Bagian Hukum, Sekretariat  Daerah (Setda) Bontang, Hariadi mengatakan, pendapat kepala daerah agar produk hukum ini memiliki sanksi pidana bertujuan untuk memberi kepastian hukum.

Ia menilai, sanksi administratif untuk rancangan Perda ini belum kuat, sehingga diperlukan sanksi pidana agar aturan ini kedepan bisa dipatuhi seluruh warga yang berada di pemukiman atas air.

“Kita tidak ingin karena aturan yang dibuat hanya berikan sanski administratif tidak diindahkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hariadi mengaku produk hukum daerah bisa mengatur terkait sanksi pidana dan denda bagi pelanggarnya. Sejumlah Perda yang telah disahkan memiliki sanksi pidana dan denda.

“Kalau tidak salah pidana penjara 6 bulan dan denda maksimal Rp 50 juta,” ujar dia.

Namun demikian,  usulan tersebut bukan bersifat final karena pemerintah hanya menawarkan saran kepada DPRD terkait Raperda Pengelolaan Pemukiman di Atas Air.

“Kan prosesnya masih panjang, itu  sebatas pendapat (saran) kepala daerah yang disampaikan. Keputusan final masih menunggu beberapa tahapan lagi,” pungkas Hariadi kepada tribunkaltim saat dikonfirmasi, Senin (20/5/2019).

Untuk informasi, Raperda Pengeloaan Pemukiman di Atas Air merupakan insiatif DPRD Bontang. Aturan ini digagas untuk menjadi payung hukum pemerintah agar pengelolaan dan ketertiban pemukiman di atas air lebih tertata dan layak.

Halaman
12
Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved