Polisi Masih Tunggu Hasil Autopsi, Untuk Penetapan Bersalah atas Kematian Bayi Otniel

Penyebab kematian bayi Otniel Junior Kewo masih menjadi misteri. Sampai saat ini kepolisian masih menunggu hasil autopsi dari RSUD AW Syahranie.

Polisi Masih Tunggu Hasil Autopsi, Untuk Penetapan Bersalah atas Kematian  Bayi Otniel
TribunKaltim.Co/Christoper Desmawangga
JANGGAL - Makam bayi Otniel Jr Kewo dibongkar untuk proses autopsi, guna mengetahui penyebab kematian bayi berusia 10 jam, Senin (13/5/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Penyebab kematian bayi Otniel Junior Kewo masih menjadi misteri. Sampai saat ini kepolisian masih menunggu hasil autopsi dari RSUD AW Syahranie.

Autopsi itu sendiri sangat diperlukan untuk membuktikan  penyebab kematian bayi berusia 10 jam, yang meninggal saat berada di ruang perawatan RSUD AW Syahranie.

"Hasilnya belum keluar, kami juga masih menunggu hasilnya dari rumah sakit," ucap Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Sudarsono, Senin (20/5/2019).

Namun demikian, jika terbukti ada kelalaian maupun hal yang menyalahi prosedur, nanti  yang akan menjalani hukuman yakni petugas yang bersentuhan langsung dengan bayi malang tersebut.

"Tetap orang per orang, bisa yang saat itu sedang piket, atau petugas lainnya, rumah sakit yang dirugikan ya namanya saja atas kejadian ini," imbuhnya.

Sejauh ini,  kepolisian telah melakukan pemeriksaan sebanyak delapan saksi, dan keesokan (21/5) harinya akan kembali memeriksa lima orang saksi lagi.

"Pemeriksaan maraton kita lakukan. Jadi, sambil menunggu hasil autopsi, proses pemeriksaan terhadap saksi juga terus berjalan," ujarnya

Diberitakan sebelumnya, Minggu (21/4/2019) lalu, bertepatan dengan Hari Raya Paskah, sebenarnya menjadi kado istimewa bagi pasangan Rizki Kewo dan Trivena Sengkey, warga Desa Umaiding, Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara.

Perjalanan darat sejauh 172 km dari kampung halaman harus mereka tempuh untuk melahirkan anak ketiga di RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda.

Tepat pukul 21.30 Wita, di atas meja operasi, Trivena menjalani operasi ceasar ditangani dr Faisal, dengan suara tangis keras, lahirlah seorang bayi laki-laki sehat dan normal yang diberi nama Otniel Junior Kewo.

Halaman
12
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved