Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Cegah Pencemaran Lingkungan, Samboja Galakkan Sahabat Sampah

Samboja, Kutai Kartanegara telah melakukan revolusi dan inovasi melalui Sahabat Sampah (Samboja Harus Bersih dan Sehat).

Cegah Pencemaran Lingkungan, Samboja Galakkan Sahabat Sampah
IRWAN/HUMASKAB KUKAR
Camat Samboja Ahmad Junaidi saat mempresentasikan inovasi SAHABAT SAMPAH pada Ajang Generasi III. 

TENGGARONG - Dalam upaya mencegah dampak negatif dari sampah yang mengakibatkan pencemaran lingkungan, seperti timbulnya penyakit, mengganggu keindahan dan kumuh serta dapat mengundang bencana.

Mengatasi permasalahan tersebut Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara (Kukar) telah melakukan revolusi dan inovasi melalui Sahabat Sampah (Samboja Harus Bersih dan Sehat).

Hal tersebut disampaikan Camat Samboja Ahmad Junaidi dalam Ajang Gelar Manajemen Perubahan Generasi III, disaksikan Bupati Kukar Edi Damansyah, Sekda Sunggono, Kepala Organisasi Perangkat daerah (OPD), serta Tim Reformasi Birokrasi (RB), di Ruang Serbaguna Bappeda, Tenggarong, belum lama ini.

“Melalui Sahabat Sampah ini, kita galakkan disemua lingkungan masyarakat dalam mencegah pencemaran lingkungan dari berbagai penyakit,” katanya.

Dijelaskan Ahmad Junaidi, potensi sampah di kecamatan Samboja dengan asumsi, Samboja 63.467 jiwa : 8.000 jiwa x 4,5 ton = 35,7 ton per hari, dengan wilayah yang sangat luas dan terdapat 21 pasar modern dan tradisional serta adanya beberapa objek wisata di Samboja.

“Ya, kita akui sebelumnya bahwa Samboja memiliki masalah dengan sampah seperti belum adanya tempat pembuangan akhir sampah. Belum adanya regulasi tentang pengelolaan sampah. Terkesan kumuh, kotor dan mengganggu kenyamanan serta terdapat tempat pembuangan sampah ilegal diberbagai tempat yang mengganggu,” ujarnya.

Dari permasalahan tersebut lanjut Ahmad Junaidi, pihaknya membentuk badan pengelola sampah dengan legalitas SK Camat Samboja, Akta Notaris dan SK Kemenkumham.

“Terbentukknya badan pengelola, Sahabat Sampah sudah memiliki aset terdiri dari Dump truck, 1 unit Mitsubishi, Pick Up dan 1 unit Truck Isuzu, 2 unit Motor Viar dan 2 set cangkul, garpu dan sekop. Operasionalnya sendiri dilakukan pada masing-masing bank sampah (Pembelian dan penukaran sampah),” katanya.

Ditambahkan Ahmad Junaidi, keberadaan Sahabat Sampah tersebut juga telah memberikan edukasi dan pemberdayaan masyarakat melalui gerakan sapu bersih, kampanye samboja bersih, pembentukan pengurus pengelola sampah dan bank sampah di tingkat kelurahan serta lomba kebersihan yang ramah lingkungan.

“Inilah upaya-upaya kita dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Sampah pun menjadi sumber ekonomi melalui bank sampah, bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” jelasnya. (Medsi07)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved