Pilpres 2019

BERITA terkini: Saran Wapres Jusuf Kalla pada Prabowo-Sandiaga Agar Kerusuhan 22 Mei Tak Berlanjut

Wapres Jusuf Kalla memberikan saran kepada Prabowo dan Sandiaga Uno agar aksi kerusuhan 22 Mei tak berlanjut. Sebelum korban makin banyak

BERITA terkini: Saran Wapres Jusuf Kalla pada Prabowo-Sandiaga Agar Kerusuhan 22 Mei Tak Berlanjut
Tribunnews.com/Rina Ayu Panca Rini
Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Aksi 22 Mei, menolak hasil Pilpres 2019 berujung ricuh.

Aksi 22 Mei yang bermula di depan Kantor Bawaslu RI ini berkembang menjadi aksi anarkis di beberapa titik di Jakarta.

Wakil Presiden Jusuf Kalla pun angkat bicara mengenai kerusuhan yang belum mereda ini.

Menurut Jusuf Kalla, Paslon 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno harus turun tangan menenangkan massa yang berujukrasa di beberapa titik di Jakarta.

Jika tak dihentikan secepatnya, menurut Jusuf Kalla, dikhawatirkan unjuk rasa menimbulkan kerugian material dan imaterial lebih banyak.

Jakarta Hari Ini Aksi 22 Mei, Pelukan untuk TNI, Massa Tanah Abang Tunggu Polisi
Jakarta Hari Ini Aksi 22 Mei, Pelukan untuk TNI, Massa Tanah Abang Tunggu Polisi (Kolase Tribunnews.com)

"Kita harapkan hal yang sama semuanya.

Kalau semua pemimpin bangsa termasuk Pak Prabowo, Pak Sandiaga Uno untuk ikut serta untuk menenangkan masyarakat itu.

Kalau apabila terjadi kerusuhan kerugiannya juga kepada kita semua," ujar Jusuf Kalla, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019).

"Masyarakat secara umum artinya agar tenang biar yang formal saja.

Artinya yang memang ada terkait untuk mengajukan protes soal pemilu silakan.

Tapi masyarakat jangan merusak fisik yang terjadi sehingga mengorbankan seluruh masyarakat," harap dia.

Petugas kepolisian terlibat bentrok dengan massa di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019). Bentrokan antara polisi dan massa terjadi dari dini hari hingga pagi hari. Tribunnews/Irwan Rismawan
Petugas kepolisian terlibat bentrok dengan massa di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019). Bentrokan antara polisi dan massa terjadi dari dini hari hingga pagi hari. Tribunnews/Irwan Rismawan (Tribunnews/Irwan Rismawan)
 

Jusuf Kalla melanjutkan, jalan keluar melalui dialog antar elite politik harus segera dilakukan.

"Secepatnya, secepatnya.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved