Dewan Batasi Masa Jabatan Direktur BUMD Bontang Jadi 4 Tahun

DPRD Bontang bersama Tim Asistensi Daerah sepakat membatasi masa jabatan direkak di 2 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Bontang.

Dewan Batasi Masa Jabatan Direktur BUMD Bontang Jadi 4 Tahun
TRIBUN KALTIM/ ICHWAL SETIAWAN
BATASI MASA JABATAN — Rapat kerja pembahasan revisi atas dua Perda Kota Bontang terkait masa jabatan Direktur BME dan Dewan Pengawas di PDAM Tirta Taman. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG — DPRD Bontang bersama Tim Asistensi Daerah sepakat membatasi masa jabatan direkak di 2 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Bontang.

Pembatasan ini sebagai solusi bagi pemerintah untuk mengevaluasi kinerja masing-masing pimpinan perusahaan. 

Pembatasan masa jabatan dituangkan dalam Raperda revisi atas dua Perda Kota Bontang.

Di antaranya, Perda Nomor 12/2012 Tentang Pendirian PT Bontang Migas dan Energi (BME) serta Perda Nomor 2/2009 Tentang Pembentukan PDAM Tirta Taman. 

 “Kalau masa jabatan direktur di BME tidak ditentukan masa jabatannya berapa lama.

Nah kalau ingini dievaluasi bagaimana,” ujar Agus Haris kepada wartawan seusai mengikuti rapat pembahasan perubahan atas 2 Perda Kota Bontang, Rabu (22/5/2019). 

 Dijelaskan, di aturan Perda Kota Bontang terkait pembentukan BME disebutkan masa jabatan direktur hingga tak terbatas.

Pasalnya, regulasi ini tidak menyebutkan durasi masa jabatan pimpinan perusahaan.

“Kalau kita punya batasan, pasti direkur lebih bertanggung jawab karena sudah terbatas masa jabatannya,” ujarnya. 

Sedangkan, revisi terkait Perda Pembentukan PDAM Tirta Taman tak alami perubahan.

Halaman
12
Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved