Berita Pemkab Kutai Barat

Jadi Tahura, Kampung Penarung Berpotensi Sebagai Tempat Rekreasi dan Wisata Alam di Kubar

Dengan penetapan kawasan Tahura diharapkan peran serta masyarakat mendukung keberhasilan program tersebut.

Jadi Tahura, Kampung Penarung Berpotensi Sebagai Tempat Rekreasi dan Wisata Alam di Kubar
HUMASKAB KUBAR
Presentasi awal rencana pengelolaan Tahura di Kubar (DBH-DR) tahun 2019 oleh Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman di Ruang Rapat Koordinasi Kantor Bupati lantai III, Sendawar, Selasa (21/5/2019). Rapat dipimpin Asisten II Ayonus S Pd MM Kubar. 

SENDAWAR - Kampung Penarung, Kecamatan Bentian Besar ditetapkan sebagai kawasan pengelolaan Tanaman Hutan Rakyat (Tahura) di Kubar.

Dengan penetapan kawasan Tahura diharapkan peran serta masyarakat mendukung keberhasilan program tersebut.

Demikian disampaikan Asisten II Ayonus S Pd MM saat presentasi awal rencana pengelolaan Tahura di Kubar (DBH-DR) tahun 2019 oleh Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman di Ruang Rapat Koordinasi Kantor Bupati lantai III, Sendawar, Selasa (21/5/2019).

Selanjutnya dengan penetapan Tahura tersebut diharapkan sebagai investasi sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat dalam kawasan Tahura Hutan Ulin di Kampung Penarung.

Hal ini dalam rangka fasilitasi rencana pengelolaan jangka panjang pengumpulan dan penyusunan data untuk mengetahui keadaan dan potensi sosial, ekonomi, budaya masyarakat sebagai dasar perencanaan pengelolaan hutan ke depan.

Rapat yang dikoordinir Bagian Sumber Daya Alam (SDA) tersebut juga dihadiri Camat Bentian Besar, serta tim dari Universitas Mulawarman.

Ayonus juga menuturkan Pemkab Kubar sangat menyambut baik rencana penetapan sebagai kawasan pengelolaan Tahura karena Kecamatan Bentian Besar dan Nyuatan merupakan kecamatan yang sangat rawan terhadap pembalakan hutan.

Asisten II juga memaparkan setelah ditetapkannya kawasan Tahura, tentu bertujuan mendapatkan data dan informasi yang digunakan sebagai perencanaan dan perumusan kebijakan strategi jangka panjang, jangka menengah dan operasional jangka pendek sesuai tingkat dan kedalaman invantarisasi yang dilaksanakan di Tahura Hutan Ulin.

Tahura Hutan Ulin yang terletak di Kampung Penarung Kecamatan Bentian Besar tersebut merupakan salah satu Tahura yang didorong untuk menjadi Tahura beroperasional serta memberikan kontribusi kepada pemkab.

Atas dasar tersebut dilakukan kegiatan inventarisasi bio geofisika dan investigasi sosial, ekonomi dan budaya masyarakat disekitar Tahura Hutan Ulin, serta sebagai dasar penyusunan rencana pengelolaan jangka panjang.

Selanjutnya taman hutan raya merupakan kawasan lindung yang dikategorikan sebagai hutan konservasi bersama-sama dengan cagar alam, suaka margasatwa, taman nasional, taman wisata alam.

Meski dikategorikan sebagai kawasan lindung, Tahura memungkinkan untuk dimanfaatkan sebagai tempat rekreasi dan pariwisata komersial. Namun pengusahaan Tahura sebagai kawasan wisata komersial dibatasi dengan peraturan yang ketat agar fungsi pelestariannya tetap terjaga. (hms10)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved