Kisah Amien Rais 21 Tahun Lalu, Pakai Sarung Datangi Tentara di Monas demi Cegah Korban Jiwa

Amien Rais saat ini kembali menjadi bahan perbincangan menyusul pernyataannya yang menyerukan people power.

Kisah Amien Rais 21 Tahun Lalu, Pakai Sarung Datangi Tentara di Monas demi Cegah Korban Jiwa
YouTube/AP Archive
Kisah Amien Rais 21 Tahun Lalu, Pakai Sarung Datangi Tentara di Monas demi Cegah Korban Jiwa 

TRIBUNKALTIM.CO - Amien Rais saat ini kembali menjadi bahan perbincangan menyusul pernyataannya yang menyerukan people power.

Istilah people power itu memantik gerakan massa menolak hasil Pemilu 2019.

Buntutnya, aksi unjuk rasa terhadap hasil Pemilu 2019 di Jakarta, Rabu (22/5/2019), berujung ricuh.

Amien Rais pun kembali jadi sorotan. Di media sosial, nama Amien Rais ramai disebut.

Dia dianggap sebagai orang yang seharusnya bertanggung jawab terkait kerusuhan itu karena telah menyerukan people power.

Namun, Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) itu justru mengaku sedih atas aksi unjuk rasa, Rabu (22/5/2019).

Pendiri Partai Amanat Nasional, Amien Rais usai menjadi khatib jumat di Masjid Raya Batam, Jumat (27/9/2013). Amin rais menghimbau agar tidak memilih calon presiden 2014 hanya berdasarkan popularitas calon presiden saja.
Amien Rais. (TRIBUN BATAM/ARGIANTO DA NUGROHO)

Dalam sebuah video yang beredar Amien Rais mengaku sedih melihat jatuhnya korban pada aksi 22 Mei yang digelar di Jakarta.

Di tangan kanannya, Amien terlihat membawa sebuah peluru kecil.

Amien pun meminta kepada Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk bertanggung jawab atas hal itu.

Ia menyebut pihak kepolisian telah bertindak ugal-ugalan.

Halaman
1234
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved