Berita Pemkab Kutai Barat

Kemenag Tetapkan Takaran Zakat Fitrah di Kutai Barat

Sebelum menentukan kesepakan, peserta rapat dipersilakan mengemukakan pendapat tentang nilai zakat fitrah yang akan diberikan kepada fakir miskin.

Kemenag Tetapkan Takaran Zakat Fitrah di Kutai Barat
HUMASKAB KUBAR
Data final zakat fitrah 1440 H erupakan kesepakatan bersama antara Kantor Kementerian Agama, MUI, dan Ormas Islam, Baznas di Kutai Barat melalui rapat yang dipimpin Kasi Bimas Islam H Ikran, SAg di aula Kantor Kemenag Kubar. 

SENDAWAR - Jumlah takaran pemberian zakat fitrah tahun ini 2,5 Kg dalam bentuk beras atau bila diuangkan Rp 60 ribu nilai tertinggi. Kategori sedang Rp 46 ribu, dan terkecil Rp 40 ribu berlaku untuk wilayah Kabupaten Kutai Barat.

Data final zakat fitrah tersebut merupakan kesepakatan bersama antara Kantor Kementerian Agama, MUI, dan Ormas Islam, Baznas di Kutai Barat melalui rapat yang dipimpin Kasi Bimas Islam H Ikran, SAg di aula Kantor Kemenag Kubar, belum lama ini.

Sebelum menentukan kesepakan, di antara peserta rapat dipersilakan mengemukakan pendapat tentang nilai zakat fitrah yang akan diberikan kepada fakir miskin. Perbedaan tentu ada di antara mereka dengan dasar masing masing mazab yang mereka yakini.

Kendati demikian kesepakatan harus diraih dan dihormati bersama, agar keputusan raih mudah dilaksanakan oleh masyarakat.

Selain besaran zakat fitrah yang wajib dilaksanakan, dalam rapat ini juga ditentukan nilai fidyah bagi mereka yang tak sanggup menjalankan ibadah puasa pada bulan suci Ramadhan.

Nilai yang ditentukan Rp 15 ribu per hari diukur dalam standar makan untuk wilayah Kutai Barat.

Pada kesempatan tersebut, Kasi Bimas Islam juga mengimbau kepada masyarakat Kutai Barat mengormati bulan suci Ramadhan dengan meningkatkan amal ibadah kita.

Masyarakat diajak tertib di antaranya tidak membunyikan petasan yang mengganggu ibadah puasa, warung makan menghormati dengan tidak mengumbar secara terbuka.

Dan tak kalah penting masyarakat juga peduli keamanan mengingat banyak rumah yang harus ditinggalkan saat warga muslim melaksanakan terawih di mushola/masjid. Imbauan ini selaras dengan peraturan yang diterbitkan Pemkab Kutai Barat. (hms36)

Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved