Satwa Langka Burung Ibis Berjambul Muncul di Negara Ini, Padahal Dianggap Punah 4 Dekade Sebelumnya

Di Korea Selatan nampak satwa burung ibis berjambul. Jenis burung ibis berjambul ini jenis burung langka di muka Bumi. Kemunculan di Korea Selatan top

Satwa Langka Burung Ibis Berjambul Muncul di Negara Ini, Padahal Dianggap Punah 4 Dekade Sebelumnya
Tribunkaltim.co/Budi Susilo
ILUSTRASI - Panorama kabut yang menyelimuti hutan belantara sebelum memasuki kawasan jeram Haloq, Sungai Mahakam di Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur, Senin (26/11/2018). Di kawasan ini terdapat satwa-satwa langka dan unik satu di antarannya ada burung Enggang khas Kalimantan. 

TRIBUNKALTIM.CO - Belakangan ini ada satwa langka di muka Bumi muncul ke permukaan. Satwa ini masuk kategori binatang yang sulit ditemukan di planet Bumi

Satwa ini adalah ibis berjambul, ditemukan lagi, nampak di daerah Korea Selatan. Satwa ibis berjambul ini merupakan jenis burung, terbang di langit Asia Timur terpatnya di Korea Selatan

Munculnya burung ibis berjambul menjadi hal yang spesial, ibis berjambul masuk kategori satwa yang langka dianggap unik, karena itu kemunculan ibis berjambul memberi decak kagum. Bentuk fisik ibis berjambul yang sulit bisa dilihat di dunia nyata, membuat kebahagiaan yang melihatnya.  

Seekor burung ibis berjambul dilaporkan kembali terbang di Korea Selatan ( Korsel) setelah dianggap punah empat dekade sebelumnya di negara Asia Timur itu. 

Sebanyak 40 ekor burung dengan nama Latin Nipponia nippon itu dikembangbiakkan di penangkaran sebelum dilepaskan di kawasan alam liar di Upo Wetland, Provinsi Gyeongsang Selatan.

Kementerian Lingkungan dan pemerintah lokal melepaskan burung itu dalam sebuah upacara yang bertepatan dengan Hari Keanekarahaman Hayati Dunia, dan Hari Lahan Basah Dunia.

Hal ini diberitakan Yonhap via The Independent pada Rabu (22/5/2019).

Burung langka ibis berjambul (Nipponia Nippon). Burung yang dianggap langka itu kembali terbang setelah dianggap punah 40 tahun silam.
Burung langka ibis berjambul (Nipponia Nippon). Burung yang dianggap langka itu kembali terbang setelah dianggap punah 40 tahun silam. (AFP via The Independent)

Kali terakhir ibis berjambul itu terlihat di kawasan Semenanjung Korea adalah pada 1979 silam.

Saat itu, burung yang dikenal di Jepang sebagai toki itu dilaporkan terlihat di zona demiliterisasi yang memisahkan Korea Selatan dengan Korea Utara atau Korut. 

Burung itu awalnya termasuk pemandangan umum di Semenanjung Korea hingga penggunaan pestisida merusak sumber makanannya, dan terakhir terlihat 40 tahun silam.

Halaman
12
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved