Ibu Kota Baru

Setelah Jakarta tak Lagi Ibu Kota dan Prioritas Pembangunan Beralih ke Ibu Kota Baru

Kabar akan ada pemindahan ibu kota Indonesia, maka Jakarta tak lagi jadi ibu kota, Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah calon lokasi Ibu Kota Baru.

Setelah Jakarta tak Lagi Ibu Kota dan Prioritas Pembangunan Beralih ke Ibu Kota Baru
tribunkaltim.co/fachmi rachman
Presiden Jokowi bersama sejumlah menteri meninjau calon lokasi Ibu Kota Baru di kawasan Bukit Soeharto, di Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (7/5/2019). Peninjauan ini terkait dengan rencana pemindahan ibu kota Indonesia. 

Banjir

Bagaimana dengan ancaman banjir? Penyebab banjir di Jakarta menurut Kementerian Pekerjaan Umum adalah faktor alam dan manusia. Faktor alam diantaranya, topografi Jakarta, curam di wilayah hulu dan datar di hilir, 60 persen wilayah Jakarta di bagian utara ada di bawah permukaan laut, dan 40 persen wilayah Jakarta berada di dataran banjir 13 sungai (Ciliwung, Angke, Pesanggrahan, dll).

Selain itu, kapasitas 13 sungai yang melalui Jakarta kecil, dibandingkan debit banjir yang lewat, dan akan semakin parah jika ada kondisi pasang air laut yang menghalangi aliran air ke laut.

Faktor manusia karena intervensi manusia pada alam sehingga keseimbangan alam terganggu. Penyebabnya adalah alih fungsi sungai dan situ, pemanfaatan bantaran sungai dan dataran banjir untuk permukiman, dan penurunan permukaan tanah akibat pengambilan air tanah berlebihan.

Aktifitas manusia di hulu juga berdampak pada meningkatnya risiko banjir di jakarta. Alih fungsi lahan konservasi menjadi permukiman dan sarana rekreasi (hotel, villa, restoran) akan semakin meningkatkan aliran permukaan.

Air hujan yang jatuh ke tanah tidak bisa cepat terserap ke tanah karena tertutup oleh bangunan. Akibatnya air akan cepat masuk ke drainase dan sungai.

Peningkatan koefisien air larian ini mengakibatkan meningkatnya debit banjir. Sedimentasi di sungai juga semakin tinggi karena peningkatan erosi. Risiko erosi makin tinggi karena tidak ada tanaman yang menahan .

Menilik faktor alam yang ada, banjir di Jakarta tidak akan hilang. Kepindahan 1,5 juta warga ke luar Jawa pun tidak akan signifikan mengurangi risiko banjir.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved