Warga Daerah Penghasil Migas Ini Akhirnya Kebagian Jargas, Kuotanya 5 ribu Sambungan di 2019

Warga Muara Badak di Kabupaten Kukar akhirnya bisa menikmati hasil alam mereka. Tahun ini, akan dipasang jargas di 5 ribu rumah

Warga Daerah Penghasil Migas Ini Akhirnya Kebagian Jargas, Kuotanya 5 ribu Sambungan di 2019
TRIBUN KALTIM / SAMIR
Pemasangan jargas di jalur menuju Pantai Nilah-nipah 

TRIBUNKALTIM, CO, TENGGARONG - Pembangunan 5.000 sambungan rumah (SR) jaringan gas rumah tangga di Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kukar, mulai dikerjakan Juni depan.

Sesuai kontrak, pekerjaan ini memakan waktu 220 hari atau ditargetkan selesai 13 Desember 2019.

"Namun pihak kementerian menargetkan untuk konstruksinya sudah selesai 30 Oktober," kata Agung Kuswardono, Kasi Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM.

Agung hadir dalam pemaparan singkat terkait rencana pembangunan jargas Muara Badak yang disampaikan kepada Sekda Kukar Sunggono di Ruang Serbaguna Bappeda Kukar, Kamis (23/5/2019).

Pembangunan jargas di Kukar ini merupakan satu paket pekerjaan dengan di Kabupaten Lamongan yang nilai kontraknya mencapai Rp 85 miliar.

Total pembangunan jargas rumah tangga ini mencapai 9.000 SR, terdiri 5.000 SR untuk Kabupaten Kukar dan 4.000 SR untuk Lamongan.

Di Muara Badak, ada 5 desa yang disasar untuk penyambungan jargas ini.

Yakni Desa Badak Baru, Gas Alam, Muara Badak Ulu, Muara Badak Ilir dan Tanjung Limau.

"Hari ini kita mulai dari Desa Badak Baru dengan melakukan validasi capel (calon pelanggan) dengan menempel stiker untuk kepastian dipasang jargas.

Warga cukup menyerahkan fotokopi KTP, KK dan rekening listrik," ujar Agung selaku penanggung jawab proyek pembangunan jargas di Kabupaten Kukar dan Lamongan.

Halaman
123
Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved