Liga Spanyol

Mantan Presiden: Barcelona Masa KIni Telah Kehilangan Identitas Aslinya

Mantan Presiden Barcelona, Joan Laporta, menyampaikan kritik kepada klub berjuluk Blaugrana itu.

Mantan Presiden: Barcelona Masa KIni Telah Kehilangan Identitas Aslinya
Twitter Champions League
Lionel Messi dan pemain Barcelona merayakan kemenangan atas Olympique Lyon di laga leg kedua Liga Champions Rabi (13/3/2019) waktu setempat 

TRIBUNKALTIM.CO - Mantan Presiden Barcelona, Joan Laporta, menyampaikan kritik kepada klub berjuluk Blaugrana itu.

Pasalnya, ia menilai identitas dan tradisi klub yang mulai ditinggalkan.

Joan Laporta menjabat sebagai presiden Barcelona antara 2003 dan 2010, di mana era kejayaan muncul di tangan dua pelatih kenamaan, yakni Frank Rijkaard dan Pep Guardiola.

Sempat mengalami penurunan pada 2007-2008, Laporta mengambil keputusan berani dengan menunjuk Pep Guardiola sebagai pelatih Barcelona pada 2008.

Keputusan Laporta berbuah manis. Guardiola mampu mengembangkan pondasi dasar permainan klub dari mentornya, Johan Cruyff, untuk menciptakan dasar permainan sepak bola modern.

Taktik Guardiola tersebut tertuang dalam model gaya permainan mendominasi, tiki-taka. Namun, tradisi tersebut mulai ditinggalkan.

Kini, Barcelona dipimpin oleh Ernesto Valverde yang lebih berorientasi terhadap hasil pertandingan sehingga lebih pragmatis dalam membentuk sistem permainannya.

Selain itu, Barcelona juga mulai mengabaikan talenta-talenta binaan akademi mereka, La Masia, dan justru lebih sering mendatangkan pemain berbakat dari luar.

Hal itulah yang rupanya dirasakan oleh Joan Laporta.

Laporta menilai Blaugrana telah kehilangan roh mereka dalam beberapa tahun terakhir

Halaman
1234
Editor: Kholish Chered
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved