Membandingkan Pemilu 2019 dengan Tahun 2014, Satu Narasumber di Kompas TV Sampai Ancam Mau Keluar

Video ada rarasumber Ancam Keluar Saat Diskusi Live Dibalik Aksi 22 Mei di Kompas TV, Apa yang Terjadi?

Membandingkan Pemilu 2019 dengan Tahun 2014, Satu Narasumber di Kompas TV Sampai Ancam Mau Keluar
TribunKaltim.Co/Nalendro Priambodo
Pemungutan suara ulang (PSU) suara capres dan cawapres berlangsung di TPS 25, RT 27, Kelurahan Sidodamai, Samarinda Ilir, Sabtu (27/4/2019). PSU digelar berdasarkan hasil rekomendasi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) setelah pada pemilu serentak lalu, di TPS ini, Panwaslucam menemukan 3 pemilih luar daerah yang tidak melampirkan formulir pemilih pindahan A5, namun dibiarkan mencoblos. 

TRIBUNKALTIM.CO - Perdebatan soal Pemilu 2019 masih memanas. Perdebatan soal curang atau adanya tidak kecurangan dalam penyelenggaraan Pemilu 2019 terus dibahas. 

Satu hal yang seru pembahasan Pemilu 2019 mengenai curang atau tidak yang jadi bahas topik di acara televisi Kompas TV

Belum lama ini acara talkshow di Kompas TV, program Rosi menghadirkan nara sumber para pendukung yang maju dalam kontestasi Pemilu 2019

Perdebatan hasil penyelenggaraan Pemilu 2019 menyeruak di layar kaca televisi. 

Narasumber acara Rosi Kompas TV mengancam keluar dari meja diskusi saat siaran langsung, Kamis (23/5/2019) malam.

Ancaman tersebut dilakukan oleh Jumhur Hidayat selaku Koordinator Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) atau aksi 22 Mei.

Hal ini bermula saat Rosi selaku pembawa acara bertanya soal alasan Jumhur yang pada pemilihan presiden (pilpres) 2014 menjadi pendukung Joko Widodo atau Jokowi.

Jumhur lalu mengemukakan beberapa pendapatnya dan kekecewaan pada Jokowi dalam masa kerja 5 tahun.

Kekecewaan tersebut seperti harga bahan bakar minyak yang dinaiikkan hingga adanya buruh asing yang masuk ke Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Rosi lalu mengatakan walaupun Jumhur sudah tak sejalan dengan Jokowi, namun pemilu telah memiliki hasil dan telah dipilih orang rakyat.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved