WWF Indonesia

Restorasi Lahan di Kalimantan Timur, WWF Gandeng Empat Perguruan Tinggi di Samarinda

Dengan bermain pengguna sudah menyumbangkan data bentang lahan yang akan diverifikasi oleh tim ahli dan nantinya akan dibagikan kepada publik.

Restorasi Lahan di Kalimantan Timur, WWF Gandeng Empat Perguruan Tinggi di Samarinda
HO - WWF Indonesia
Segenap pihak yang saling bekerja sama dalam peluncuran aplikasi Urundata berfoto bersama di hotel Midtown Samarinda pada Rabu (22/5). Aplikasi ini digunakan untuk mendapatkan data bentang lahan untuk dilakukan restorasi, dan merupakan program dari konsorsium Restore+ yang bekerja sama dengan empat Perguruan Tinggi di Samarinda. 

SAMARINDA - WWF Indonesia yang tergabung di dalam Konsorsium Restore+ di Indonesia bersama dengan World Agroforestry Center (ICRAF), WRI Indonesia, dan International Institute for Applied Systems Analysis (IIASA) bekerja sama dengan Dewan Daerah Perubahan Iklim (DDPI) Kalimantan Timur, menyelenggarakan peluncuran aplikasi Urundata Tutupan Lahan Kalimantan Timur, di Hotel Midtown Samarinda, Rabu (22/5/2019).

Kegiatan ini melibatkan empat Perguruan Tinggi di kota Samarinda, yaitu Universitas Mulawarman, Politeknik Pertanian Negeri Samarinda, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, serta Universitas Widya Gama Mahakam.

LIVE STREAMING & Sinopsis Cinta Yang Hilang RCTI Jumat 24 Mei 2019 Jam 20.15 WIB, Faris Dekati Dewi

Susunan Pemain Barito Putra vs Madura United: Adu Skill Evan Dimas, dan Janji Aleksandar Rakic

Kemkominfo RI Berkoordinasi dengan Penyedia Aplikasi tuk Batasi Penggunaan Aplikasi VPN di Indonesia

Urundata merupakan aplikasi bentang lahan, berupa proyek pengumpulan data yang melibatkan berbagai elemen masyarakat untuk menghasilkan data berkualitas.

Para pengguna diminta untuk mengunduh dan memainkan aplikasi.

Dengan bermain pengguna sudah menyumbangkan data bentang lahan yang akan diverifikasi oleh tim ahli dan nantinya akan dibagikan kepada publik.

Anak-anak Ini Ikhlas Dibayar Rp 3.000, Untuk Gulung Karpet di Masjid Agung

Raih Opini WTP, BPK RI Beri Tujuh Catatan pada Pemprov Kaltim: Termasuk Soal Tambang Batubara

Keempat perguruan Tinggi yang hadir sekaligus juga untuk meneguhkan komitmen kerja sama dengan menandatangani nota kesepahaman dalam kegiatan restorasi bentang lahan di Kalimantan Timur yang melibatkan dosen dan mahasiswa.

Kerja sama ini sendiri akan berlangsung dalam rentang waktu tiga tahun, terhitung tahun 2019 hingga 2022.

Ketua DDPI Kalimantan Timur, Daddy Ruhiyat, menyebut, data tutupan lahan akan berguna untuk banyak hal, seperti analisa perkembangan hutan, sarana untuk menghitung besaran emisi karbon, hingga kegiatan perencanaan dan pengembangan suatu daerah.

Klarifikasi Luna Maya Setelah Banjir Protes Gegara Tak Sebut Nama Syahrini

Polisi Sita 20 Poket Sabu Dalam Dompet, Tersangka Ditangkap di Kawasan Perkebunan

“Kegiatan ini sangat relevan dilakukan dalam konteks memonitor degradasi dan deforestasi hutan, serta terjadinya pembukaan hutan dan lahan.

Oleh karena itu kita perlu memberikan dukungan secara penuh,” ucapnya.

Aplikasi Urundata bisa diunduh di Playstore, dan masih bisa dimainkan oleh publik untuk mengumpulkan data hingga 11 Juli 2019.

Setelah itu, data akan diolah, dimasukkan ke website www.urundata.id, dan bisa diunduh serta data dapat dipergunakan data untuk berbagai skenario restorasi yang mempertimbangkan dampak lintas sektor seperti kesejahteraan masyarakat setempat, pembangunan ekonomi, ketahanan pangan, penyediaan energi dan perlindungan keanekaragaman hayati.

(wwf)

Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved