Begini Progres Program SOA Barang Hingga Akhir Mei

Bahkan sudah ada yang terealisasikan 60 persen, yakni rute Nunukan-Seimanggaris. Lalu rute Tarakan-Long Bawan (Krayan) sudah terealisasikan 30 persen.

Begini Progres Program SOA Barang Hingga Akhir Mei
TribunKaltim.CO/HO/DISPERINDAGKOP KALTARA
Persiapan distribusi barang dengan program SOA di Bandara Juwata Tarakan April kemarin. 

TRIBUNKALTIM.COTANJUNG SELOR – Sejak Maret 2019, Disperindagkop Kalimantan Utara mulai melakukan tender program Subsidi Ongkos Angkut (SOA) Barang ke wilayah pedalaman dan perbatasan di Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Malinau.

Beberapa rute sudah berproses. Bahkan sudah ada yang terealisasikan 60 persen, yakni rute Nunukan-Seimanggaris. Lalu rute Tarakan-Long Bawan (Krayan) sudah terealisasikan 30 persen.

"Rute Mensalong-Lumbis Ogong juga sudah berprogres, sekitar 40 persen. Ada 49 desa sasaran di sana," kata Hartono, Kepala Disperindagkop-UMKM Kalimantan Utara melalui keterangan resminya, Minggu (26/5/2019).

Menjalankan program SOA Barang, Disperindagkop menggelontorkan anggaran sebesar Rp 9 miliar. Sistem program ini adalah mensubsidi tarif angkutan barang ke wilayah-wilayah sasaran.

Tujuannya agar harga barang yang dibeli di kota, akan sama ketika sampai di wilayah sasaran.

“Yang membuat mahal harga barang di perbatasan adalah ongkos angkut dari kota. Itu akan mempengaruhi harga barang di daerah-daerah perbatasan. Kita melakukan terobosan dengan mensubsidi ongkos angkutnya," ujarnya.

Mensubsidi tarif angkutan perahu dari Nunukan ke Seimanggaris, Disperindagkop-UMKM menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar.

Kemudian tarif angkutan dari Mensalong ke Lumbis Ogong sebesar Rp 3,2 miliar. Dua rute SOA Barang di Kabupaten Nunukan tersebut dilaksanakan dengan moda transportasi air/sungai.

"Untuk Tarakan-Krayan, kita pakai pesawat udara karena belum bisa tembus lewat darat. Untuk rute ini kami siapkan anggaran sebesar Rp 2,5 miliar,” ujarnya.

Selain tiga saran wilayah di Kabupaten Nunukan tersebut, terdapat dua rute sasaran di Kabupaten Malinau. Mencakup Kecamatan Pujungan dan Kecamatan Bahau Hulu yang melalui jalur sungai dari Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan menggunakan perahu berukuran panjang. Dua rute tersebut sementara dalam proses lelang.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved