Dinas Pertanian Lakukan Inseminasi Buatan, Sudah Lahir 165 Ekor Sapi

Januari hingga Mei, dari target 1.300 ekor, sedikitnya sudah 557 ekor indukan sapi atau equivalent dengan 42,85 persen yang telah di inseminasi.

Dinas Pertanian Lakukan Inseminasi Buatan, Sudah Lahir 165 Ekor Sapi
TribunKaltim.Co/Heriani AM
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten PPU, drh. Arief Murdiyatno 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Pertanian Penajam Paser Utara (PPU), mengupayakan secara khusus semua indukan sapi wajib bunting dengan program inseminasi buatan.

Upaya ini telah dilakukan selama tiga tahun berturut-turut dari tahun 2017 hingga 2019 ini.

Khusus tahun 2019 dari bulan Januari hingga Mei, dari target 1.300 ekor, sedikitnya sudah 557 ekor indukan sapi atau equivalent dengan 42,85 persen yang telah di inseminasi.

Dari jumlah yang telah di inseminasi tersebut, tingkat kebuntingan atau kehamilan sapi telah diangka 444 ekor yang bunting dari target 910 ekor.

"Kemudian untuk yang lahir hingga bulan Mei 2019 ini mencapai 165 ekor, dari target 728 ekor," kata dr. Arief Murdiyatno, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian.

Arief menjelaskan, proses inseminasi buatan, kebuntingan hingga kelahiran merupakan sebuah siklus. Jadi ketika satu indukan sapi melahirkan satu kali dalam setahun,

karena kebuntingan sapi mirip manusia yakni 9 bulan 10 hari, sapi-sapi yang bunting dan lahir tahun 2019 merupakan hasil inseminasi tahun sebelumnya.

"Begitu pula untuk tahun-tahun seterusnya, karena siklus ini jalan terus tidak terikat pada tahunnya," imbuh Arief.

Arief menambahkan, pihaknya akan terus mengupayakan inovasi-inovasi agar indukan melahirkan setiap tahunnya.

"Jadi di sapi tidak ada KB, malahan kita harapkan mereka hamil terus menerus," candanya.

Halaman
12
Penulis: Heriani AM
Editor: samir paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved