Hari Ini, 13 Tahun Lalu, Ribuan Nyawa Melayang di Yogyakarta dan Sekitarnya Akibat Gempa

Hari ini, 13 tahun lalu, peristiwa memilukan terjadi di Indonesia. Ribuan korban tewas akibat gempa di Yogyakarta

Hari Ini, 13 Tahun Lalu, Ribuan Nyawa Melayang di Yogyakarta dan Sekitarnya Akibat Gempa
KOMPAS.com/AMIR SODIKIN
Poster pemain sepak bola yang langsung dipasang di pohon, serta karung bekas yang kembali dikumpulkan untuk alas tidur. Di Dusun Bondalem, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Bambang Lipuro, Kabupaten Bantul, ini hampir semua rumah telah rata tanah akibat gempa Yogyakarta pada 27 Mei 2006. 

- STIE Kerja Sama di Jl. Parangtritis rusak sangat parah.

- ISI (Institut Seni Indonesia) Yogyakarta, Jl. Parangtritis Km.6,5 kerusakan sangat parah.

Candi Apit Utara di kompleks candi Prambanan di jadikan museum pengingat kedasyatan gempa Yogya Mei 2006 lalu
Candi Apit Utara di kompleks candi Prambanan di jadikan museum pengingat kedasyatan gempa Yogya Mei 2006 lalu (KOMPAS.com/ wijaya kusuma)

Selain itu, ada pula situs kuno serta lokasi wisata yang rusak, yaitu:

- Candi Prambanan mengalami kerusakan yang cukup parah dan ditutup sementara untuk diteliti lagi tingkat kerusakannya.

Kerusakan yang dialami candi prambanan kebanyakan adalah runtuhnya bagian-bagian gunungan candi dan rusaknya beberapa batuan yang menyusun candi.

- Makam Imogiri juga mengalami kerusakan yang cukup parah.

Beberapa kuburan di Imogiri amblas, lantai-lantai retak dan amblas, sebagian tembok dan bangunan makam yang runtuh, juga hiasan-hiasan seperti keramik yang pecah.

- Salah satu bangsal di Kraton Yogyakarta, yaitu bangsal Trajumas yang menjadi simbol keadilan ambruk.

- Candi Borobudur yang terletak tak jauh dari lokasi gempa tak mengalami kerusakan berarto.

- Objek Wisata Kasongan mengalami kerusakan parah saperti Gapura Kasongan yang patah di kiri dan kanan gapura dan ruko-ruko kerajinan keramik yang sebagian besar rusak berat bahkan roboh.

Peristiwa ini, netizen di Twitter turut meramaikan tagar #13tahungempajogja.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved