Pengamanan Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan, Polsek KP Samarinda Patroli Darat dan Air

Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda menerapkan tiga shift pengamanan, masing-masing regu berjumlah enam personel dan berjaga selama 12 jam

Pengamanan Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan, Polsek KP Samarinda Patroli Darat dan Air
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO.
PELABUHAN SAMARINDA-KM Adithya dan KM Pantokrator di Pelabuhan Samarinda jalan Yos Sudarso, setelah tiba membawa penumpang dari Pare Pare, Sulawesi Selatan, Senin(27/5/2019).KM Pantokrator siap berlayar ke Pare Pare mengangkut penumpang mudik lebaran dari pelabuhan Samarinda Menuju Pare Pare pada Rabu( 29/5/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Pengamanan di pelabuhan Samarinda ditingkatkan pada arus mudik lebaran 2019.

Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda menerapkan tiga shift pengamanan, masing-masing regu  berjumlah enam personel dan berjaga selama 12 jam per shift.

Nantinya, kepolisian juga melakukan pengamanan bersama unsur lainnya, seperti KSOP, Pelindo, TNI, serta unsur lain  yang terlibat.

Pengamanan tidak hanya dilakukan di darat saja, namun juga di air. Tiga speed boat kepolisian akan siaga dalam pengamanan arus mudik Lebaran.

"Pos terpadu juga sudah berfungsi. Untuk pengamanan di pelabuhan dan sekitarnya, speed, mobil dan motor patroli siap digunakan," ucap Kapolsek KP Samarinda, AKP Aldi Alfa Faroqi, Senin (27/5/2019).

Ia menjelaskan, sesuai dengan hasil rapat koordinasi antara semua pihak, kendaraan pengantar, penjemput, maupun angkutan kota tidak lagi diperbolehkan parkir di jalanan depan pelabuhan.

Kantong parkir telah disediakan di sekitar pintu 1 dan pintu 2 pelabuhan. Sehingga sekitar pintu 3 hanya penumpang yang hendak masuk ke pelabuhan saja.

"Tidak boleh lagi parkir di sekitar pintu 3, nanti  anggota juga akan standby di pintu 1 dan 2," imbuhnya.

Terkait dengan pengamanan di pelabuhan, pihaknya mengantisipasi terjadinya tindak kriminal umum, seperti copet, curanmor, dan gendam.

Selain itu, barang terlarang juga diantisipasi , mulai dari senjata tajam, narkotika, termasuk hewan yang dilindungi, maupun yang tidak memiliki surat kelengkapan.

Halaman
12
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Samir Paturusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved