Sidang di MK Diperkirakan Seru, Tim Hukum Jokowi-Maruf Dipimpin Yusril Ihza Konsultasi ke MK

Arsul Sani menyampaikan tujuan tim hukum datang ke sana. Arsul Sani mengatakan konsultasi ini untuk menyamakan persepsi tim hukum dan MK

Sidang di MK Diperkirakan Seru, Tim Hukum Jokowi-Maruf Dipimpin Yusril Ihza Konsultasi ke MK
(KOMPAS.com/JESSI CARINA)
Tim hukum paslon Jokowi-Maruf mendatangi Mahkamah Konstitusi untuk berkonsultasi soal gugatan sengketa pilpres yang diajukan Prabowo-Sandiaga di Gedung MK, Senin (27/5/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Tim hukum pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang diketuai oleh Yusril Ihza Mahendra mendatangi Gedung Mahkamah Konstitusi ( MK), Jakarta, Senin (27/5/2019).

Yusril Ihza Mahendra memimpin tim tersebut untuk berkonsultasi mengenai kapasitas pasangan calon Jokowi-Ma'ruf sebagai pihak terkait dalam gugatan sengketa pilpres yang diajukan pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Yusril Ihza Mahendra datang bersama anggota tim, yaitu Arsul Sani, Ade Irfan Pulungan, dan Juri Ardiantoro.

Sebagai pembuka, Arsul Sani menyampaikan tujuan tim hukum datang ke sana. Arsul Sani mengatakan konsultasi ini untuk menyamakan persepsi antara tim hukum dan MK terkait aturan-aturan yang ada.

"Supaya tidak terjadi kesalahpahaman, agar pada saat berlangsung sidang tidak terjadi perdebatan yang tidak perlu," ujar Arsul Sani. Sebelumnya, Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno secara resmi telah mendaftarkan gugatan sengketa hasil pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat (24/5/2019) malam.

Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandiaga, Bambang Widjojanto memimpin pelaporan itu. Prabowo-Sandiaga menggugat hasil Pilpres setelah kalah suara dari pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Menurut hasil rekapitulasi KPU, jumlah perolehan suara Jokowi-Ma'ruf mencapai 85.607.362 atau 55,50 persen suara, sedangkan perolehan suara Prabowo-Sandi sebanyak 68.650.239 atau 44,50 persen suara.

Selisih suara kedua pasangan mencapai 16.957.123 atau 11 persen suara. Adapun jumlah pemilih yang berada di dalam ataupun luar negeri mencapai 199.987.870 orang. Sementara pemilih yang menggunakan hak pilih sebanyak 158.012.506 orang. Dari total suara yang masuk, 3.754.905 suara tidak sah sehingga jumlah suara sah sebanyak 154.257.601 suara.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dipimpin Yusril, Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf Konsultasi ke MK "

BACA JUGA:

TERPOPULER: Sikap Tegas Al El & Dul Jaelani pada Mulan Jameela, Bela Maia Estianty?

Media Sosial dan Whatsapp Sudah Normal, Begini Cara Hilangkan Dampak Buruk VPN Pada Ponsel

Kumpulan Ucapan Selamat Idul Fitri 2019, dalam Bahasa Indonesia, Arab, Inggris dan Jawa

Mustofa Nahrawardaya Ditangkap Polisi Terkait Cuitan Kerusuhan 22 Mei, Apakah Isinya?

Dua Eks Ketua Mahkamah Konstitusi Kompak, Sebut Hasil Pilpres 2019 Bisa Diubah, Prabowo Bisa Menang

Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved