Breaking News

BREAKING NEWS - Ratusan Sopir Truk Geruduk SPBU Bontang, Tuntut Hentikan Praktik Pengetap Solar

“Kami di Bontang ada 150 mobil, kalau satu mobil 100 liter seharusnya cukup. Kan gak tiap hari kita ngisi, ini malah sering betul habis”

BREAKING NEWS - Ratusan Sopir Truk Geruduk SPBU Bontang, Tuntut Hentikan Praktik Pengetap Solar
Tribunkaltim.co, Ichwal Setiawan
Ratusan sopir truk yang tergabung dalam Persatuan Leveransir Bahan Bangunan Bontang (PLBB) menggelar aksi unjuk rasa di tiga SPBU Kota Bontang. Mereka memprotes praktik penyedot BBM jenis Solar marak dilakukan oleh oknum tertentu. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG — Ratusan sopir truk yang tergabung dalam Persatuan Leveransir Bahan Bangunan (PLBB) Kota Bontang menggelar aksi unjuk rasa di tiga SPBU di Kota Bontang, Rabu (29/5/2019).

Mereka menuntut pemilik SPBU menghentikan praktik pengisian BBM kepada penyedot solar yang marak ditemukan di SPBU.

Koordinator aksi, Ical mengatakan pihaknya menerima data dari Pertamina jumlah kuota solar di Kota Bontang setiap harinya sebanyak 1-1,5 ton solar.

Namun, kuota ini tak cukup bahkan habis dalam waktu singkat.

Ratusan sopir truk di Bontang demo di SPBU
Ratusan sopir truk di Bontang demo di SPBU (Tribunkaltim.co, Ichwal Setiawan)

“Kami di Bontang ada 150 mobil, kalau satu mobil 100 liter seharusnya cukup.

Kan gak tiap hari kita ngisi, ini malah sering betul habis.

Giliran stok ada pasti antre panjang,” ujar Ical saat berorasi di SPBU Akawy jalan MT Haryono, Kecamatan Bontang Utara.

Aksi ratusan pengemudi sopir ini digelar di tiga SPBU se-Kota Bontang, yakni:

  • SPBU Koperasi Pupuk Kaltim,
  • SPBU Akawy dan
  • SPBU Tanjung Laut.
Sopir membawa truk demo SPBU minta aksi pengetap dihentikan
Sopir membawa truk demo SPBU minta aksi pengetap dihentikan (Tribunkaltim.co, Ichwal Setiawan)

Lokasi pertama demonstran menyambangi SPBU Koperasi PKT. Ratusan mobil truk terparkir memanjang hingga 1 kilometer. Kemudian bergeser ke lokasi ke-2 di SPBU Akawy.

Sopir bawa truk ke SPBU
Sopir bawa truk ke SPBU (Tribunkaltim.co, Ichwal Setiawan)

Di dua titik ini, demonstran meminta rekaman Closed Circuit Television (CCTv) SPBU, namun kedua SPBU mengaku kamera yang terpasang dalam keadaan tidak aktif.

Halaman
123
Penulis: Ichwal Setiawan
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved