Pilpres 2019

SBY Curhat Soal AHY dan Demokrat yang Kena Bully Setelah Bertemu Jokowi, Fadli Zon: Nggak Usah Baper

Waketum Gerindra Fadli Zon menanggapi curhat SBY yang mengaku Demokrat dan AHY dibully setelah bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara

SBY Curhat Soal AHY dan Demokrat yang Kena Bully Setelah Bertemu Jokowi, Fadli Zon: Nggak Usah Baper
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon saat menghadiri deklarasi dukungan Prabowo - Sandi di Kirana Sport Center, Jalan Cut Meutia, Kota Bekasi, Minggu, (24/2/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, kembali 'curhat' soal partai dan anaknya yang dibully.

Diketahui, PArtai Demokrat dan Komandan Kogasma,  Agus Yudhoyono atau AHY, mendapat bully setelah bersua dengan Presiden Jokowi di Istana Negara.

Curhat SBY inipun menuai tanggapan dari Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon.

Fadli Zon menyoroti ucapan SBY melalui tayangan video yang diputar di kediamannya, Kuningan, Jakarta, Senin (27/5/2019).

Dalam video tersebut, SBY menyatakan bahwa dirinya dan partainya mendapat opini negatif setelah AHY melakukan pertemuan dengan Jokowi.

"Akibat pertemuan itu, AHY, SBY, dan Partai Demokrat diserang habis oleh kalangan tertentu," kata SBY.

"Setelah itu AHY di-bully sangat kejam.

Mungkin itu cara Tuhan untuk menggembleng orang yang baru masuk di dunia politik.

Dari serangan itu, sebenarnya kita tahu dari kelompok mana serangan sengit itu berasal," tambahnya.

Diwartakan Kompas.com, SBY mengatakan, hal tersebut merupakan pembeda antara Partai Demokrat dan pihak lain yang mengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Menurut SBY, meski tak mengusung Jokowi, Demokrat tak menutup komunikasi dengan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved