Sidak Pasar, Semua Komoditas Mengalami Kenaikan Harga, Sapi Impor Naik Hanya Rp 10.000

Sidak ini bertujuan untuk mengetahui, ada tidaknya daging yang tidak layak konsumsi, seperti daging gelonggongan, yang mengandung bakteri

Sidak Pasar, Semua Komoditas Mengalami Kenaikan Harga, Sapi Impor Naik Hanya Rp 10.000
Tribunkaltim.co, Geafry Necolsen
Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Gazali memimpin inspeksi mendadak di Pasar Sanggam Adji Dilayas. Mantan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan ini memantau kualitas produk daging, harga dan ketersediannya. 

PTRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Kabupaten Berau, menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Sanggam Adji Dilayas, Rabu (29/5/2019). Pasar induk merupakan pusat perdagangan berbagai macam komoditas, mulai dari pangan, sandang hingga keperluan lainnya.

Dalam sidak ini, Dispertan fokus pada produk-produk daging, mulai dari daging ayam, daging sapi hingga kualitas ikan tangkapan nelayan.

Sidak yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah, Muhammad Gazali ini, menyambangi satu persatu pedagang yang menjual berbagai jenis hasil peternakan. "Sidak ini bertujuan untuk mengetahui, ada tidaknya daging yang tidak layak konsumsi, seperti daging gelonggongan, yang mengandung bakteri, atau yang tidak boleh dikonsumsi oleh umat muslim," kata Sekretaris Daerah, Muhammad Gazali yang kebetulan pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan ini.

Selain itu, sidak ini juga bertujuan untuk menggali informasi dari para pedagang, tentang harga dan distribusi produk perternakan. Kelancaran distribusi, menurut Sekretaris Daerah, Muhammad Gazali, sangat berpengaruh terhadap harga.

"Apalagi kalau permintaan tinggi, kemudian pasokan rendah, harganya bisa melambung," tegasnya. Selama ini, kebutuhan daging sapi masih mengandalkan pasokan dari para peternak di Sulawesi. Sementara untuk pasokan daging ayam dan ikan, hasil panen peternak lokal dianggap sangat membantu menstabilkan harga pasaran.

Sekretaris Daerah, Muhammad Gazali mengatakan, sejauh ini pihaknya belum menemukan daging yang tak layak konsumsi. Kenaikan harga juga dinilai masih dalam taraf yang wajar dan pihaknya juga menilai, pasokan daging sapi juga masih lancar.

Pantauan kenaikan harga

* Beras premium naik dari Rp 12.000 per kilogram menjadi 15.000.

* Minyak goreng dari Rp 13.000 per liter menjadi 16.000.

* Cabai rawit yang semula Rp 30.000 naik menjadi Rp 40.000 per kilogram.

Halaman
12
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved