Hari Lahir Pancasila

Tak Ikut Upacara Hari Lahir Pancasila Siap-siap Kena Sanksi

Pemkab Kutai Timur mengeluarkan surat edaran yang pasti soal libur Lebaran bagi PNS dan Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) di lingkungan Pemkab Kutim

Tak Ikut Upacara Hari Lahir Pancasila Siap-siap Kena Sanksi
Kominfo Perstik Kutim
Bupati Ir H Ismunandar MT bersama Wabup H Kasmidi Bulang ST MM dan Sekda Drs H Irawansyah M Si 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Setelah sempat beredar informasi libur bersama Lebaran 1440 Hijriah, yang dimulai pada 30 Mei hingga 9 Juni 2019 mendatang, akhirnya Pemkab Kutai Timur mengeluarkan surat edaran yang pasti soal libur Lebaran bagi PNS dan Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) di lingkungan Pemkab Kutim.

Libur Lebaran ditetapkan mulai 3 hingga 7 Juni 2019.

Dengan ketentuan cuti bersama sebanyak tiga hari, yakni dua hari sebelum Lebaran, dan satu hari setelah Lebaran.

“Kami sudah menginformasikan Bagian Kepegawaian Setkab Kutim untuk segera menyebarkan edaran ini ke seluruh OPD-OPD yang ada di lingkungan Pemkab Kutim,” ujar Wakil Bupati Kutim, H Kasmidi Bulang ST MM.

Beranjak dari surat edaran tersebut, Kasmidi berharap tidak ada pegawai yang tidak masuk kerja pada 31 Mei 2019.

Sedangkan pada 1 Juni yang dikenal sebagai Hari Lahir Pancasila, para pegawai diminta hadir mengikuti apel yang digelar di halaman Kantor Bupati Kutim.

“Kamis 30 Mei libur karena tanggal merah memeringati kenaikan Isa Almasih.

Jumat 31 Mei itu wajib masuk. Kemudian 1 Juni wajib ikut upacara Hari Lahir (Harlah) Pancasila,” ujarnya.

Ia pun memastikan akan ada sanksi bagi PNS yang tidak masuk di dua hari terakhir jelang libur panjang Lebaran.

Sanksi akan diambil dari PP 53 tahun 2010, tentang disiplin PNS.

Halaman
12
Penulis: Margaret Sarita
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved