Senin, 20 April 2026

Tiga Tahun Pertumbuhan IKM Kubar Meningkat, Mulai Dilirik Pasar Global

Geliat pertumbuhan Industri Kecil Menengah (IKM) di Kutai Barat (Kubar), terus mengalami peningkatan tiga tahun terakhir ini.

Penulis: Febriawan | Editor: Samir Paturusi
TribunKaltim.Co/Febriawan
GENJOT IKM : Yakin Masiku (kanan pertama) bersama Ketua Dekranasda Kubar Yayuk Seri Rahayu Yapan (lima kanan) didampingi Sekretarisnya Yuyun Diah S (kiri pertama) bersama-sama pelaku IKM mempromosikan industri kerajinan dan panganan khas Kubar, pada pameran Kriyanusa Dekranas, di JCC, Jakarta. 

TRIBUNKALTIM.CO,SENDAWAR-Geliat pertumbuhan Industri Kecil Menengah (IKM) di Kutai Barat (Kubar), terus mengalami peningkatan tiga tahun terakhir ini.

Dengan rata-rata sekitar 6,29 persen setiap tahun. Naiknya pertumbuhan IKM ini juga melebihi target RPJMD, yaitu 3 persen per tahun.

“Artinya, hasil kreatif pelaku IKM, ternyata makin diterima para konsumen domestik dan global,” kata Yakin Masiku selaku Kasi Perizinan dan Sistem Informasi Industri Disdagkop UKM Kubar, Rabu 28/5/2019).

Menurutnya, potensi ini harus terus dikembangkan agar perekonomian kerakyatan di wilayah Kubar, semakin berkembang maju dan sejahtera.

“Kami optimis industri rumahan ini, akan mampu menjadi industri kreatif yang produktif dan berdaya saing,”ujarnya.

Dimana pada Januari hingga Mei 2019 ini, tercatat pertumbuhan pelaku IKM, di 16 kecamatan se-Kubar terus meningkat. Yakni, berjumlah 1,483 IKM dan menyerap tenaga kerja 2,684 orang.

Dengan nilai investasi sekitar Rp 54,692,176 dan nilai produksi sekitar Rp89,054,698. Sementara itu, pada 2016 lalu pertumbuhan IKM berjumlah, 1,218 IKM.

Berikutnya, pada 2017 jumlah pelaku IKM bertambah 183 atau menjadi 1,401 IKM. Sedangkan pada 2018 kembali bertambah 50 atau menjadi 1,451 IKM dan pada Januari sampai Mei 2019, jumlah IKM bertambah 32 atau
menjadi 1,483 IKM.

Adapun IKM yang berkembang adalah industri kerajinan yakni, mencapai 31 persen. Sedangkan 69 persen lagi, diantaranya industri pangananan, mebel dan pandai besi.

Pengembangan IKM diharapkan, mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama industri rumahan di perkampungan.

Pihaknya juga berharap pelaku usaha dapat memanfaatkan kemajuan teknologi informasi untuk mempromosikan produk yang dihasilkan agar dapat dikenal oleh masyarakat luas.

“Selain itu, yang tidak kalah penting ialah terus berupaya menjaga kualitas produknya demi menjaga kepercayaan konsumen,”ucapnya. (*)

Subscribe official YouTube Channel

BACA JUGA:

Jelang Semen Padang vs Persib Bandung, Rene Mihelic Kembali Diduetkan dengan Artur Gevorkyan

Kalah 3 Gol dari Madura United, Pelatih Borneo FC Mario Gomez Akui Timnya Petik Pelajaran Berharga

HEBOH Video Viral Adegan Mesum Pelajar SMP dan Mahasiswa, Youtuber di Banyuwangi Bikin Klarifikasi

Tetangga Ungkap Fakta TJ, Mantan Marinir yang Ditunjuk Habisi 2 Nyawa dari 4 Jenderal Tokoh Nasional

Siapa Dalang Kerusuhan 22 Mei? Simak Paparan Mantan Kepala Intelejen TNI, Mahfud MD dan Kapolri

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved