KPU Balikpapan Akui Anggaran Pemilu 2019 Kurang Tiga Kali Lipat, KPU Minta Pemkot Bantu Utang PPK

"Pusat hanya menghitung enam hari saja pleno di kecamatan. Pada kenyataannya, kita di kecamatan ada yang delapan hari, bahkan di Utara 12 hari"

KPU Balikpapan Akui Anggaran Pemilu 2019 Kurang Tiga Kali Lipat, KPU Minta Pemkot Bantu Utang PPK
Tribunkaltim.co, Aris Joni
Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan, Syabrani 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pemilu 2019 telah usai, Sekretaris KPU Kota Balikpapan, Syabrani mengaku bahwa anggaran yang tersedia untuk pemilu tidak mencukupi.

Sekretaris KPU Kota Balikpapan Syabrani mengatakan, pengeluaran untuk penyelenggaraan pemilu beberapa waktu lalu diakuinya membengkak dari anggaran yang diberikan pusat pada tahun 2018 yakni Rp 23 miliar bersumber dari APBN.

Sekretaris KPU Kota Balikpapan Syabrani mengakui, anggaran yang diberikan pusat di antaranya untuk menghitung pleno saja enam hari di kecamatan dengan mengundang dua PPS, tapi tidak memperhitungkan jumlah parpol yang ada.

"Pusat hanya menghitung enam hari saja pleno di kecamatan. Pada kenyataannya, kita di kecamatan ada yang delapan hari, bahkan di Utara itu sampai 12 hari," ungkap Sekretaris KPU Kota Balikpapan Syabrani, Kamis (30/5/2019).

Sekretaris KPU Kota Balikpapan Syabrani mengatakan, dengan panjangnya masa pleno di kecamatan, otomatis akan menambah dana konsumsi. Itu saja ucap dia, pada pleno hanya memberikan snack sekali dalam sehari.

"Jadi kasian petugas kalau cuma disediakan seperti itu. Snack sekali dalam sehari semalam," tuturnya.

Ia menjelaskan, dirinya juga telah mengajukan ke pemerintah Kota Balikpapan untuk membantu utang PPK yang masih menjadi tanggungannya. Diakuinya, PPK masih banyak yang berutang makanan dan ia berharap pemerintah dapat membantu, karena anggaran di KPU sudah tidak ada lagi.

"Boleh dicek ke PPKnya, itu masih berutang mereka," ucap Sekretaris KPU Kota Balikpapan Syabrani.

Dirinya menegaskan, kekurangan anggaran di Pemilu 2019 yang lalu sekitar tiga kali lipat dari anggaran yang diberikan pusat. "Intinya kami sangat kekurangan anggaran untuk menangani pemilu kemarin," pungkasnya.

BACA JUGA:

Jelang Semen Padang vs Persib Bandung, Rene Mihelic Kembali Diduetkan dengan Artur Gevorkyan

Kalah 3 Gol dari Madura United, Pelatih Borneo FC Mario Gomez Akui Timnya Petik Pelajaran Berharga

HEBOH Video Viral Adegan Mesum Pelajar SMP dan Mahasiswa, Youtuber di Banyuwangi Bikin Klarifikasi

 

Tetangga Ungkap Fakta TJ, Mantan Marinir yang Ditunjuk Habisi 2 Nyawa dari 4 Jenderal Tokoh Nasional

Siapa Dalang Kerusuhan 22 Mei? Simak Paparan Mantan Kepala Intelejen TNI, Mahfud MD dan Kapolri

Penulis: Aris Joni
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved