Kurang dari 1 Jam, Polres Berau Ringkus Pelaku Pembacokan, Sempat Sembuyi di Sungai

Polres Berau,mengamankan Saidatul (38), yang melakukan penganiayaan dengan benda tajam terhadap Raharja (40), yang juga mantan kakak iparnya

Kurang dari 1 Jam, Polres Berau Ringkus Pelaku Pembacokan, Sempat Sembuyi di Sungai
TribunKaltim.CO/Geafry Necolsen
Kasat Reskrim Polres Berau AKP Agus Arif Wijayanto, 

TRIBUNKALTIM.CO,TANJUNG REDEB - Warga Karang Mulyo, Kecamatan Tanjung Redeb, akhirnya merasa lega, setelah aparat kepolisian dari  Polres Berau,

mengamankan Saidatul (38), yang melakukan penganiayaan dengan benda tajam terhadap Raharja (40), yang juga mantan kakak iparnya. Pelaku ditangkap polisi, saat melarikan diri dari rumah mantan istrinya, yang juga adik korban.

Peristiwa ini bermula saat Saidatul datang ke rumah Evi. Kedatangan Saidatul ini memicu pertengakaran mulut dengan Evi.

Karena takut, kemudian menghubungi kakanya, tidak lama Raharja datang dan terjadi pertengkaran. Saidatul lantas mengambil celurit di belakang rumah dan membacok korban sebanyak 3 kali.

"Korban mengalami luka bacok di tangan kanan, leher dan juga kepala. Korban sempat berteriak minta tolong dan dilarikan warga ke rumah sakit," kata Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono, melalui Kasat Reskrim Polres Berau AKP Agus Arif Wijayanto, Kamis (30/5/2019).

Usai melakukan penganiayaan, pelaku kabur. Namun berkat kesigapan petugas yang langsung merespon laporan warga, pelaku berhasil diamankan, kurang dari satu jam sejak laporan diterima polisi.

Pelaku ditangkap polisi saat bersembunyi di sungai, tidak jauh dari tempat kejadian perkara.

"Pelaku tidak melawan saat kami amankan. Barang bukti sebuah celurit juga sudah kami amankan, " kata Agus. Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku dan saksi, Saidatul memang kerap datang ke rumah mantan istrinya untuk bersih-bersih rumah sekaligus mengunjungi anak mereka.

Pelaku juga diketahui telah lama berpisah dengan mantan istrinya. "Kami masih mendalami apa penyebab pelaku marah-marah terhadap mantan istrinya. Pengakuan pelaku tidak mengonsumsi alkohol pada saat kejadian, " ungkapnya.

Menurut catatan kepolisian, Saidatul merupakan seorang residivis kasus narkoba yang baru bebas pada Mei 2018 lalu. Karena itu, polisi akan melakukan tes narkoba kepada pelaku. (*)

Halaman
12
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved