Ramadhan 2019

Lomba Bagarakan Sahur di Kabupaten Kukar, Mulai Jenggot Palsu, Alat Musik Bambu Hingga Sinden

Lomba Bagarakan Sahur di Kabupaten Kukar berlangsung seru. Bupati Kukar Edi Damansyah ingin kegiatan ini dilestarikan

Lomba Bagarakan Sahur di Kabupaten Kukar, Mulai Jenggot Palsu, Alat Musik Bambu Hingga Sinden
tribunkaltim.co/Rahmat Taufiq
Paguyuban Banyuwangi Kukar ikut jadi peserta Lomba Bergerakan Sahur di Pendopo Bupati dengan membawa alat musik bambu 

Edi Damansyah berharap tradisi membangunkan orang sahur ini terus terjaga dan dipertahankan di Kabupaten Kukar.

Edi Damansyah menikmati penampilan peserta dengan daya kreasi yang sangat luar biasa.

"Spirit berlombanya juga ada, mudah-mudahan kegiatan ini bisa terus belanjut tahun depan," tuturnya.

Edi Damansyah mengaku bangga karena peserta lomba dari generasi millenial.

Kelompok Khong Guan berdandan unik sambil menampilkan gerakan menyapu lantai yang disambut luar biasa penonton Lomba Bergerakan Sahur
Kelompok Khong Guan berdandan unik sambil menampilkan gerakan menyapu lantai yang disambut luar biasa penonton Lomba Bergerakan Sahur (tribunkaltim.co/Rahmat Taufiq)

Edi Damansyah berharap lomba ini bisa diikuti dari kecamatan lain ke depan.

Disinggung keikutsertaan OPD yang sangat minim, Edi Damansyah mengatakan, sosialisasi belum dilaksanakan secara masif.

Karena kegiatan ini digelar dadakan, tapi ini memberikan nuansa yang luar biasa.

Ke depan, lanjutnya, keterlibatan OPD perlu didorong untuk menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Lomba kali ini hanya diikuti 3 OPD, yakni Dinas PU, BPBD Kukar dan RSUD AM Parikesit.

"Lewat lomba bergerakan sahur ini, kita memperkuat ukhuwah islamiah, persatuan dan persaudaraan, semoga kegiatan ini menjadi amal ibadah kita dan mendapat ridha Allah SWT," ucap Edi Damansyah.

Halaman
1234
Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved