Ramadhan 2019

Siswa Al Azhar Syifa Budi Buat dan Bagikan Parcel ke Pesantren serta Panti Asuhan

Siswa siswi Al Azhar Syifa Budi yang berada di bawah naungan Yayasan Budi Mulia Samarinda mengadakan kegiatan Ramadhan Integrated Learning (RIL).

Siswa Al Azhar Syifa Budi Buat dan Bagikan Parcel ke Pesantren serta Panti Asuhan
TribunKaltim.Co/HO/Al Azhar Syifa Budi
RAMADHAN - Siswa siswi Al Azhar Syifa Budi yang berada di bawah naungan yayasan Budi Mulia Samarinda mengadakan kegiatan Ramadhan Integrated Learning (RIL), salah satu diantaranya membuat parcel dan menyerahkannya ke panti asuhan maupun pesantren. 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Siswa siswi Al Azhar Syifa Budi yang berada di bawah naungan Yayasan Budi Mulia Samarinda mengadakan kegiatan Ramadhan Integrated Learning (RIL).

Kegiatan yang dilaksanakan pada 27-29 Mei 2019 itu mengusung tema 'Tunaikan Puasa dan Zakat untuk Meraih Ketakwaan Kepada Allah SWT'.

Kegiatan ini meliputi dongeng Islami tentang zakat dan pembuatan kartu ucapan Idul Fitri, lagu zakat fitrah oleh siswa dan membuat parsel, dan silaturrahmi sekaligus berbagi dengan sesama ke panti asuhan dan Ponpes.

Kegiatan itu diikuti sekitar 241 siswa yang dilakukan dengan penuh keceriaan.

"Sebagai makhluk sosial dalam kehidupan ini, kita harus menyadari bahwa masih banyak saudara-saudara di tempat lain yang membutuhkan perhatian, bantuan, dan dukungan moral dari kita.

Sudah sepantasnya, hati kita sebagai sesama manusia dan seorang muslim peduli dengan sesama," ucap Ketua Pelaksana, Imamul Huda, Kamis (30/5/2019).

Ia  menjelaskan, memanfaatkan bulan yang penuh berkah, Al Azhar Syifa Budi Samarinda mengadakan kegiatan RIL untuk menunjukan rasa kepedulian terhadap kehidupan anak-anak yatim piatu.

"Karena memelihara dan memperhatikan anak yatim merupakan perintah dari Allah SWT dan anjuran dari Rasulullah SAW," imbuhnya.

Selain itu,  kegiatan ini bertujuan agar peserta didik dapat memahami, serta mempraktikan berzakat langsung, karena beberapa tahun sebelumnya siswa berzakat diwakilkan  orangtuanya.

"Kita bagi tugas, ada yang membungkus parcel dan ada yang mengantarkan parcel, serta bingkisan ke panti asuhan dan pondok pesantren," ujarnya. (*)

Halaman
12
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: samir paturusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved