Pilpres 2019

Soal Ancaman Pembunuhan 4 Pejabat Negara, Menhan Ryamizard Ryacudu Beda Pendapat dengan Kapolri

Menhan Ryamizard Ryacudu beda pendapat dengan Kapolri Tito Karnavian soal rencana penembakan 4 pejabat negara. Simak penjelasannya

Soal Ancaman Pembunuhan 4 Pejabat Negara, Menhan Ryamizard Ryacudu Beda Pendapat dengan Kapolri
TRIBUN KALTIM / JUNISAH
Danlanud Tarakan Letkol Penerbang Tiopan Hutapea, saat mendampingi Menteri Pertahananan (Menha) Ryamizard Ryacudu di Pos Komando Taktis (Kotis) Satuan Tugas Udara (Satgasud) yang berada Markas Komando Lanud Tarakan, Kamis (4/6/2015). 

TRIBUNKALTIM.CO - Ancaman pembunuhan empat pejabat negara pada aksi 22 Mei lalu, masih hangat diperbincangkan.

Beragam spekulasi soal ancaman penembakan empat pejabat negara pada 22 Mei lalu, kini bermunculan.

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu pun ikut angkat bicara soal ancaman pembunuhan itu.

Ryamizard Ryacudu tidak yakin ada kelompok yang benar-benar ingin membunuh pejabat negara.

“Saya rasa enggak begitulah.

Masak sesama anak bangsa begitu?

Mungkin hanya ngomong saja itu,” ujar Ryamizard saat dijumpai di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Rabu (29/5/2019) dilansir Kompas.com.

Menurut dia, narasi membunuh pejabat negara itu hanya manuver politik.

“Misalnya kan kita ngomong, nanti gua gebukin lu. Kan belum tentu gebukin. Ya kita tahulah yang namanya politik kan memang begitu,” lanjut Ryamizard Ryacudu.

Ryamizard Ryacudu pun berharap masyarakat tidak terpancing dengan isu-isu tersebut.

Apalagi saat ini umat Muslim sedang menjalankan ibadah puasa.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved