319 Permohonan Harus Dilengkapi,Hari Ini Batas Akhir Perbaikan Permohonan Sengketa Hasil Pileg di MK

Proses penerimaan perbaikan permohonan terus berjalan ya sekalipun hari libur. Soalnya, perbaikan dilakukan selama 3X24 jam, bukan hitungan jam kerja

319 Permohonan Harus Dilengkapi,Hari Ini Batas Akhir Perbaikan Permohonan Sengketa Hasil Pileg di MK
(CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com)
Gedung Mahkamah Konstitusi di Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Hari ini, Jumat (31/5/2019) adalah batas akhir perbaikan permohonan perselisihan hasil Pileg 2019. Masih ada ratusan permohonan yang harus diperbaiki atau dilengkapi.

Meskipun tak sempat diperbaiki atau dilengkapi, Mahkamah Konstitusi (MK) akan tetap meregistrasi permohonan tersebut.

Masa perbaikan permohonan perselisihan hasil pemilihan umum legislatif (Pileg 2019) oleh partai politik ke Mahkamah Konstitusi  akan berakhir pada Jumat (31/5/2019). Dari 337 permohonan, sebanyak 319 di antaranya harus dilengkapi paling lambat 31 Mei 2019.

Juru bicara Mahkamah Konstitusi, Fajar Laksono, menuturkan, perbaikan permohonan masih bisa dilakukan hingga Jumat ini. Perbaikan itu meliputi penyempurnaan berkas permohonan, surat kuasa, dan bukti-bukti.

"Proses penerimaan perbaikan permohonan terus berjalan ya sekalipun hari libur. Soalnya, perbaikan dilakukan selama 3X24 jam, bukan hitungan jam kerja," ujar Fajar Laksono kepada Kompas.com, Jumat (31/5/2019).

Seperti diketahui, pada Selasa (28/5/2019), Mahkamah Konstitusi telah menyerahkan akta permohonan belum lengkap kepada 319 permohonan sengketa pileg ke Mahkamah Konstitusi. Apabila hingga batas akhir 31 Mei perbaikan tidak dilakukan, Mahkamah Konstitusi tetap akan meregistrasi permohonan tersebut.

Namun, lanjut Fajar Laksono, ketidaklengkapan berkas permohonan menjadi pertimbangan tersendiri bagi hakim konstitusi dalam memeriksa perkara. "Hakim yang akan menilai dan memberikan putusan akan perkara. Namun, Mahkamah Konstitusi sebagai pengadilan pada dasarnya tidak boleh menolak perkara yang masuk," ungkapnya kemudian.

Sementara itu, untuk permohonan perselisihan hasil pemilihan umum presiden, seperti diungkapkan Fajar Laksono, hingga saat ini tim hukum pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno belum menyerahkan bukti tambahan setelah mendaftarkan gugatan pada Jumat (24/5/2019).

Namun demikian, berbeda dengan sengketa pileg, ada batas waktu bagi pemohon sengketa pilpres untuk memperbaiki permohonan. Bukti-bukti masih bisa diajukan hingga sebelum putusan dijatuhkan paling lambat 28 Juni.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jumat Ini, Batas Akhir Perbaikan Permohonan Sengketa Hasil Pileg di MK"

Halaman
12
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved