Baznas Ingatkan Masyarakat Tidak Lalaikan Zakat Fitrah, Ini Besarannya di Penajam Paser Utara

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak melalaikan zakat fitrah.

Baznas Ingatkan Masyarakat Tidak Lalaikan Zakat Fitrah, Ini Besarannya di Penajam Paser Utara
TRIBUN KALTIM/ HERIANI
Solikhin Sofyan, Ketua Baznas PPU 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak melalaikan zakat fitrah.

Zakat fitrah ditunaikan setiap satu kali satu tahun saat awal bulan ramadhan hingga 1 syawal dan hukumnya wajib.

"Zakat fitrah bagi setiap insan yang bernyawa itu wajib untuk menunaikan," kata Ketua Baznas PPU, Solikhin Sofyan baru-baru ini.

Namun dikecualikan untuk masyarakat miskin yang memang tidak mampu membayar.

Solikhin menjelaskan, masyarakat yang saat 1 Syawal tidak memiliki uang bahkan makanan, boleh tidak membayar zakat.

Selain itu, Solikhin berharap masyarakat bisa membayarkan zakat pada Baznas, yang merupakan badan khusus penerimaan zakat, infak dan sedekah yang dibentuk oleh Pemerintah.

Tersedianya Unit Pengumpul Zakat (UPZ) merupakan lembaga resmi bentukan Baznas yang tersebar di setiap mesjid di empat kecamatan, diharapkan Solihkhin agar masyarakat bisa menunaikan zakatnya di sana.

"Agar penyaluran kepada masyarakat penerima zakat bisa merata," terangnya.

Untuk diketahui, besaran zakat di Kabupaten PPU sesuai dengan ketentuan Kementerian Agama Kabupaten PPU, jika dibayar menggunakan uang adalah Rp 47.000.

"Tapi kalau berupa beras, membayarkan menggunakan beras yang dimakan setiap hari, bisa harganya yang Rp 8.000 dan seterusnya yakni 2,5 kilogram," katanya.

Halaman
12
Penulis: Heriani AM
Editor: Rita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved