Mudik Lebaran 2019

KPK Larang ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, MenPANRB Juga Minta Jangan Naik Sepeda Motor, Ini Alasannya

KPK dan MenPANRB memberikan imbauan dan permintaan kepada ASN seputar mudik Lebaran 2019. Di antaranya soal modil dinas dan penggunaan sepeda motor

KPK Larang ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, MenPANRB Juga Minta Jangan Naik Sepeda Motor, Ini Alasannya
KOMPAS IMAGES / KRISTIANTO PURNOMO
ILUSTRASI - Kemacetan mengular sepanjang 18 kilometer di ruas tol Pejagan - Brebes Timur, Jawa Tengah, Jumat (01/07/2016). Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-3 lebaran. 

TRIBUNKALTIM.CO - Komisi Pemberantasan Korupsi memberikan sejumlah imbauan kepada ASN yang akan melaksanakan mudik Lebaran 2019.

Salah satunya, ASN dilarang menggunakan mobil dinas untuk mudik Lebaran 2019.

Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin seperti dilansir setkab.go.id.

“Saat lebaran, mobil dinas dipergunakan untuk kedinasan dan tidak boleh dipergunakan untuk kepentingan pribadi,” kata Menteri PANRB Syafruddin di kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Senin (28/5/2019).

Selain itu, Menteri PANRB Syafruddin juga meminta para aparatur negara untuk tidak menggunakan sepeda motor untuk pulang mudik bertemu sanak keluarga, karena penggunaan kendaraan roda dua untuk mudik sangat rawan.

Menurut Menteri PANRB Syafruddin, terdapat beberapa pilihan agar tetap aman dan nyaman pulang ke kampung halaman, seperti sepeda motor yang dimasukan kedalam gerbong kereta, untuk kemudian digunakan pada saat tiba di kota tujuan.

Selain itu, kata Menteri PANRB Syafruddin, juga dapat menggunakan bus, kereta api, atau memanfaatkan mudik gratis yang diselenggarakan oleh banyak instansi.

Parsel Lebaran

Hal lain yang dilarang untuk ASN adalah menerima bingkisan atau parsel lebaran.

Menteri PANRB Syafruddin meminta agar segenap ASN tidak menerima bingkisan lebaran dalam bentuk apapun, sebab parsel dapat diindikasikan sebagai gratifikasi atau suap.

Halaman
1234
Penulis: Doan Ebenezer Pardede
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved