Soal Pajak Mukena, Syahrini Dapat Dukungan dari eks Pejabat Kuat di Negeri Ini, Begini Alasannya

Syahrini belakangan mendapat sorotan setelah mukenanya laris terjual. Soal pajak, Syahrini dapat dukungan dari eks pejabat penting Negeri ini

Soal Pajak Mukena, Syahrini Dapat Dukungan dari eks Pejabat Kuat di Negeri Ini, Begini Alasannya
TribunStyle.com Kolase/ Instagram @fatimahsyahrini
Mukena Syahrini 

TRIBUNKALTIM.CO - Jelang Lebaran 2019, Syahrini kembali ramai diperbincangkan.

Bukan karena pernikahannya dengan mantan pacar Luna Maya, Reino Barack.

Melainkan aktivitas jual beli Mukena Syahrini, yang lagi laris manis belakangan ini.

Beberapa hari terakhir, nama penyanyi Syahrini menjadi perbincangan hangat lantaran bisnis mukenanya disindir Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak.

Ketika warganet ramai-ramai ikut menyindir pelantun "Sesuatu" itu, politikus Marzuki Alie yang juga mantan ketua DPR RI periode 2009 - 2014 justru membela Syahrini.

"Syahrini bukan produsen dan bukan PKP, artinya saat beli dari produsen sdh dikenakan PPN," tulis Marzuki Alie melalui akun Twitter-nya, @marzukialie_MA, merespons twit Ditjen Pajak seperti dikutip Kompas.com, Jumat (31/5/2019).

"Syahrini tidak mungut PPN walaupun mukena adalah objek PPN.

Darimana kok tau2 harus bayar PPN," tambahnya.

Bidik layar twit-twit mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie yang membela Syahrini soal pajak bisnis mukena.
Bidik layar twit-twit mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie yang membela Syahrini soal pajak bisnis mukena. (Twitter/Marzuki Alie)

Sebagai informasi, PPN adalah pajak pertambahan nilai yang dikenakan pada pihak pedagang atau produsen yang disebut sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP).

Sementara Marzuki Alie menilai Syahrini bukanlah produsen karena tak rutin berjualan mukena.

Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved