Berita Pemkab Kutai Barat

Wisata Hemaq Beniung Hasilkan Rp 100 Juta, Jadi Sumber PAD Kampung Juaq Asa

Kampung Juaq Asa, Kecamatan Barong Tongkok mengembangkan Wisata Alam Hemaq Beniung. Terdiri wisata air dan wisata alam.

Wisata Hemaq Beniung Hasilkan Rp 100 Juta, Jadi Sumber PAD Kampung Juaq Asa
HUMASKAB KUBAR
Melalui pengembangan obyek wisata alam Hemaq Beniung di Kampung Juaq Asa, Barong Tongkok, obyek wisata ini menghasilkan pemasukan Rp 100 juta. Kini penghasilan tersebut menjadi PAD andalan kampung Jual Aqsa. Tampak Petinggi Juaq Asa, Ardianus. 

SENDAWAR - Melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2019, Kampung Juaq Asa, Kecamatan Barong Tongkok mengembangkan Wisata Alam Hemaq Beniung. Wisata Hemaq Beniung memiliki dua konsep, yakni wisata air dan wisata alam.

Petinggi Juaq Asa Ardianus SPd menjelaskan saat ini yang sudah berjalan baru wisata air. Tahun 2019 ini, selain membangun untuk menambah fasilitas wisata air, juga dikembangkan wisata alam berupa ekowisata di hutan adat seluas 48,85 hektare. Program ini untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat yang ada di Kampung Juaq Asa.

"Untuk fasilitas pendukung pada wisata air sendiri memang belum selesai, dan masih banyak kekurangan sehingga masih perlu pembangunan lebih lanjut, begitu juga untuk fasilitas pendukung masih banyak yang kita kembangkan ke depan.

Memang kondisi yang ada belum begitu layak beroperasi, tetapi karena tuntutan para pengunjung yang ingin segera berwisata sehingga pihaknya membuka wisata air tersebut," terang Petinggi, Kamis (31/5/2019).

Pada kesempatan tersebut Petinggi Juaq Asa juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengunjung yang sudah sangat antusias datang berkunjung ke Wisata Air Hemaq Beniung.

Ke depan, pihaknya akan terus berbenah memberikan kenyamanan dan kepuasan kepada para pengunjung yang berwisata.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan Bupati Kubar FX Yapan SH yang telah mengalokasikan Dana Desa dan Alokasi Dana Kampung. Dengan dana tersebut Kampung Juaq Asa bisa membangun wisata, sehingga ada Pendapatan Asli Kampung.

Ardianus mengungkapkan, untuk pengunjung hari libur rata-rata lebih dari 1000 orang, dan hari-hari biasa pengunjung berkisar 300-500-an orang sesuai data yang tercatat pada pintu masuk pada grafik pengunjung.

Sedangkan untuk pendapatan setelah diresmikan pada Maret lalu, pada pembukuan April omset secara keseluruhan uang yang masuk ke Kampung Juaq Asa berkisar Rp 100 juta lebih.

"Dengan adanya wisata alam ini tentu memberikan dampak perekonomian yang positif bagi masyarakat Kampung Juaq Asa," tutur Petinggi.

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved