Dishub Samarinda Kerahkan 45 Angkutan Umum Menuju Bandara APT Pranoto, Ada Apa?

Kalau ada kendaraan yang mogok di tengah jalan, maka jalan pasti macet parah. Jadi, mengantisipasi hal itu, kami siapkan satu mobil derek.

Dishub Samarinda Kerahkan 45 Angkutan Umum Menuju Bandara APT Pranoto, Ada Apa?
Tribunkaltim.co
Bus Damri yang melayani rute dari dan ke Bandara APT Pranoto Samarinda. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Persiapan demi persiapan terus dilakukan oleh pemerintah dalam memperlancar arus mudik, dan arus balik selama musim Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah tahun 2019 ini. Begitu pula Pemkot Samarinda. Melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, telah mempersiapkan sedikitnya 45 angkutan umum untuk antar dan jemput penumpang dari dan ke Bandara APT Pranoto Samarinda.

Kepala Bidang Angkutan Dishub Samarinda, Agustianto M mengungkapkan, pihaknya telah melakukan koordinasi sekaligus melaporkan kepada Dishub Kaltim soal persiapan menghadapi arus mudik dan balik lebaran tahun ini dari sisi darat, dengan mempersiapkan 45 unit kendaraan roda 4 (R4) pulang pergi Bandara APT Pranoto.

"Alhamdulillah, persiapan tersebut berjalan dengan baik. Dan skenario untuk memperlancar arus mudik dan balik dari Bandara APT Pranoto sudah berjalan, kurang lebih satu minggu terakhir ini. Untuk kendaraan yang resmi kami siapkan sebanyak 45 unit. Dan ini sudah bisa mengcover kebutuhan sisi darat menuju bandara," ujarnya.

Memastikan sisi darat berjalan maksimal, Agustianto juga melibatkan puluhan kendaraan pribadi yang juga disiapkan untuk membantu para calon penumpang pesawat agar tidak terlambat sampai di bandara. Ditanyakan soal berapa jumlah pasti kendaraan itu, ia menyatakan, tidak terhitung.

"Kalau kendaraan resmi plat kuning, kita hitung sebanyak 45 unit. Tapi, kalau kendaraan pribadi plat hitam itu saya tidak bisa pastikan berapa jumlahnya. Tidak terhitung lagi sudah. Yang jelas, skenario memperlancar arus mudik dan balik dari sisi darat menuju bandara bisa berjalan maksimal," tandasnya.

Mengingat kondisi cuaca yang sering diguyur hujan dan menyebabkan banjir di beberapa titik jalan menuju Bandara APT Pranoto, Agus menuturkan, pihaknya juga telah menyiapkan satu buah unit mobil derek. Kendaraan ini, disiapkan olehnya, untuk mengantisipasi apabila terjadi kendaraan mogok saat banjir terjadi.

"Kalau sudah ada yang mogok di tengah jalan, maka jalan pasti macet parah. Jadi, mengantisipasi hal itu terjadi, kita siapkan satu mobil derek. Kemudian, untuk mengangkut penumpang tujuan bandara yang terjebak banjir, kami juga menyiapkan satu unit bus. Sehingga, penumpang tidak perlu khawatir terlambat sampai bandara," jelasnya.

Selain sisi darat, pria yang juga mengurusi sisi sungai ini juga mengungkapkan, seluruh perahu menuju daerah Hulu Mahakam diturunkan untuk mengangkut penumpang. Terdata olehnya, ada 35 perahu disiapkan untuk pengangkutan penumpang. Agus juga mengungkapkan, telah membangun posko sejak kemarin di dua lokasi pelabuhan itu.

"Ada pelabuhan untuk para penumpang perahu tujuan Hulu Mahakam di Sei Kunjang. Kemudian, ada juga pelabuhan untuk penumpang dengan tujuan ke Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) di Pasar Pagi. Nah, dua pelabuhan itu kita bangunkan posko yang telah didirikan sejak H-3 sebelum lebaran," tuturnya.

Diharapkan olehnya, bagi penumpang pesawat agar lebih awal datang ke bandara. Terlebih, pada musim penghujan seperti ini. Pasalnya, ia mendengar banyak sekali kasus penumpang ketinggalan pesawat karena terlambat masuk bandara.

"Meskipun kita sudah mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Tetap kami mengimbau kepada para calon penumpang pesawat agar lebih awal berangkat ke bandara. Semua memang telah kita siapkan. Tapi, kita juga tidak tau di lapangan seperti apa nanti. Ya, kita menjaga-jaga saja," tambahnya.(*)

Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Fransina Luhukay
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved