Liga Champions

Liverpool Juara Liga Champions 2018/2019, Pesta Bisnis Si Raja Eropa

SEPAK bola itu tidak selalu soal menendang bola, mencetak gol, atau hal-hal teknis lainnya. Sepak bola itu juga soal bisnis

Liverpool Juara Liga Champions 2018/2019, Pesta Bisnis Si Raja Eropa
(AFP/GABRIEL BOUYS)
Pemain Liverpool Mohamed Salah (tengah) mengangkat trofi dikelilingi rekan setimnya usai melawan Tottenham Hotspur pada final Liga Champions 2019 di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Sabtu (1/6/2019) atau Minggu dini hari. Liverpool menjadi juara Liga Champions 2018-2019 setelah mengalahkan Tottenham Hotspur 2-0. 

TRIBUNKALTIM.CO - SEPAK bola itu tidak selalu soal menendang bola, mencetak gol, atau hal-hal teknis lainnya. Sepak bola itu juga soal bisnis. Sepak bola adalah bagian dari industri olahraga.

Kesuksesan Liverpool menjuarai Liga Champions 2018/19 setelah menang 0-2 atas Tottenham Hotspur di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Minggu (2/6) bukan sekadar klimaks dari performa hebat mereka sepanjang musim ini.

Kesuksesan tersebut sekaligus kesuksesan Liverpool dalam berbisnis. Liverpool bukan sekadar klub sepak bola.

Liverpool adalah perusahaan yang bernaung di bawah bendera Fenway Sports Group, sebuah perusahaan olahraga Amerika Serikat.

Klub olahraga lain yang tergabung dalam Fenway Sports Group adalah klub bisbol Amerika Serikat Boston Red Sox.

Fenway Sports Group menanamkan uangnya di Liverpool sejak 2010. Jumlah uang yang mereka keluarkan saat itu mencapai 300 juta pound sterling, setara Rp5,4 triliun.

Pemain Liverpool, Mohamed Salah, saat merayakan golnya ke gawang Chelsea di Anfield, Minggu
Pemain Liverpool, Mohamed Salah, saat merayakan golnya ke gawang Chelsea di Anfield, Minggu (TWITTER.COM/PREMIERLEAGUE)

Sungguh jumlah investasi yang fantastis untuk sebuah klub yang terakhir kali mengangkat trofi pada 2006 (FA Cup, red).

Kini Fenway Sports Group bisa tersenyum lebar. Keberhasilan Liverpool membuat Si Raja Eropa Baru berhak mendapatkan uang sebesar 19 juta euro, setara Rp303 miliar.

Uang tersebut adalah bonus kepada Liverpool atas keberhasilan mereka keluar sebagai juara.
Nilai bonus tersebut memang tidak seberapa jika dibandingkan dengan nilai investasi yang dikeluarkan oleh Fenway Sports Group.

Namun demikian, keberhasilan menjadi Raja Eropa membuat nilai Liverpool di pasar bisa meningkat drastis.

Halaman
123
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved