Batik Air Buka Dua Rute Baru dari Samarinda. Pertama Layani Yogyakarta dan Denpasar

Layanan perdana dimulai pada 1 Juni 2019 lalu dari Bandar Udara Internasional Aji Pangeran Tumenggung Pranoto Samarinda menggunakan nomor ID-6647

Batik Air Buka Dua Rute Baru dari Samarinda. Pertama Layani Yogyakarta dan Denpasar
Tribunkaltim.co, Aris Joni
Crew Batik Air foto bareng di Bandara Samarinda sebelum terbangi rute baru Denpasar dan Yogyakarta 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Batik Air yang merupakan member of Lion Air Group meresmikan dua rute favorit yang terhubung langsung dengan Samarinda, ibukota Kalimantan Timur yakni menuju Denpasar, Bali dan Kulon Progo, Yogyakarta.

Penerbangan di awal bulan telah menempatkan Batik Air sebagai maskapai pertama dan satu-satunya yang melayani kedua kota non-stop berjadwal dengan frekuensi terbang masing-masing satu kali per hari.

Hal tersebut diungkapkan langsung Chief Executive Officer (CEO) Batik Air, Capt. Achmad Luthfie, Selasa (4/6/2019).

Dikatakan Luthfie, Layanan perdana dimulai pada 1 Juni 2019 lalu dari Bandar Udara Internasional Aji Pangeran Tumenggung Pranoto Samarinda (AAP) menggunakan nomor ID-6647.

Pesawat lepas landas pukul 09.00 WITA dan tiba pada 10.45 WITA di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali (DPS). Untuk layanan kembali, Batik Air bernomor ID-6646 mengudara dari Bali pada 15.10 WITA dan telah mendarat pukul 16.40 WITA di Samarinda.

Pada momen terpisah ucap dia, Batik Air juga membuka rute baru dari Samarinda ke Yogyakarta International Airport, Kulon Progo (YIA). Pesawat berangkat dari APT Pranoto bernomor terbang ID-6693 pada 17.20 WITA dan mendarat di YIA pada 18.00 WIB. Sebaliknya, Batik Air telah memberangkatkan penerbangan ID-6692 dari YIA pukul 05.30 WIB dan sudah mendarat di Samarinda pada 08.15 WITA.

"Kita sudah mulai tiga hari yang lalu," ujarnya.

Crew Batik Air, foto dulu baru terbang
Crew Batik Air, foto dulu baru terbang (Tribunkaltim.co, Aris Joni)

Ia menerangkan, kedua penerbangan tersebut, Batik Air mengoperasikan Airbus 320-200CEO yang memiliki tata letak kursi 12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi. Fasilitas yang ditawarkan dari pesawat ini diharapkannya akan semakin meningkatkan pengalaman terbang bagi pebisnis dan wisatawan (travelers) di kelas premium service airline.

Sejalan pengembangan bisnis ucap dia, Batik Air menargetkan tingkat isian penumpang (load factor) untuk rute Samarinda ke YIA dan Denpasar lebih dari 75 persen. Kehadiran rute ini akan memberikan alternatif baru bepergian secara langsung dengan nilai lebih kemudahan bisa melanjutkan penerbangan ke kota lain melalui Denpasar dan YIA.

"Airbus 320-200CEO merupakan salah satu keluarga pesawat lorong tunggal yang menjadi bagian dari pilihan Batik Air dalam mengembangkan konsep full-service. Batik Air telah menyesuaikan ukuran pesawat dengan permintaan pasar, yang didasarkan jarak rute penerbangan, kepadatan penumpang, frekuensi terbang per hari serta operasional bandar udara," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Aris Joni
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved