Lebaran 2019

Lebaran 2019, Momentum Saling Memaafkan Ternyata Penting Menurut Sains

Pernahkah kita berpikir sejenak mengenai makna dari ritual ini? Apakah kita sudah benar-benar memaafkan?

Lebaran 2019, Momentum Saling Memaafkan Ternyata Penting Menurut Sains
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Lebaran 2019, Momentum Saling Memaafkan Ternyata Penting Menurut Sains 

TRIBUNKALTIM.CO - Perayaan Hari Raya Idul Fitri menjadi momen terbaik berkumpul bersama sanak keluarga, teman, dan kolega yang telah lama tidak bersua.

Apalagi perayaan lebaran dirayakan dengan saling silaturhami dan bermaaf-maafan.

Saling memaafkan, menjadi tradisi yang terus terjaga di momen lebaran.

Namun, apakah tradisi tahunan memaafkan ini hanya sebuah rutinitas belaka?

Pernahkah kita berpikir sejenak mengenai makna dari ritual ini? Apakah kita sudah benar-benar memaafkan?

Dilansir dari Kompas.com, Maaf adalah konsep yang universal dan dapat ditemukan di berbagai kepercayaan serta aliran pemikiran sepanjang masa yang tersebar di berbagai penjuru.

Semua ajaran tersebut menempatkan sikap memaafkan sebagai suatu bentuk kebaikan.

Termasuk Mengenang Masa Kecil Saat seseorang diperlakukan tidak adil, maka orang tersebut perlu berjuang untuk melawwan niatan dendam yang timbul akibatnya, berusaha untuk memaafkan, bahkan menggunakan pengalaman tersebut untuk menolong dan melawan ketidakadilan yang dijumpainya.

Memaafkan tidak berarti menyetujui, membenarkan, membiarkan, atau melupakan kesalahan yang telah diperbuat orang lain terhadap kita.

Lebih dari itu, memaafkan merupakan cara mengasah pengendalian diri dan nilai moral yang kita miliki.

Halaman
1234
Editor: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved