Pertambangan

Surat Gubernur Kaltim Isran Noor ke Jokowi Soal Batu Bara Ditanggapi, Begini Jawaban Presiden RI

Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan Presiden Jokowi, merespons surat yang dilayangkan Gubernur Kaltim Isran Noor pada Maret 2019 lalu soal batu bara

Surat Gubernur Kaltim Isran Noor ke Jokowi Soal Batu Bara Ditanggapi, Begini Jawaban Presiden RI
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER D
Eks lokalisasi Bayur, Jalan Padat Karya, RT 15, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara berubah jadi tambang batu bara diduga illegal, Jumat (22/2/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Beberapa waktu yang lalu Gubernur Kaltim Isran Noor menyodorkan surat ke Presiden Joko Widodo atau yang biasa disapa Jokowi

Surat yang dikirim Gubernur Kaltim Isran Noor tersebut terkait hal pertambangan batu bara, yang dianggap ada pembatasan batu bara

Kali ini kabarnya, surat yang diajukan Gubernur Kaltim Isran Noor tersebut ke Presiden Jokowi sudah dijawabnya, dinilai ada jawaban yang membawa angin segar. 

Nah, Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan Presiden Jokowi, merespons positif surat yang dilayangkan Gubernur Kaltim Isran Noor pada Maret 2019 lalu, terkait pembatasan izin usaha pertambangan (IUP) di Kaltim oleh Kementerian ESDM.

Hal itu diungkapkan Gubernur Kaltim Isran Noor kepada Tribunkaltim.co di sela open house lebaran, Rabu (5/6/2019).

"Sudah (ditanggapi presiden). Positif tanggapannya. Itu saja, bagus," katanya.

Diketahui, Kalimantan Timur hanya dijatah maksimal memproduksi 32 juta metrik ton per tahun oleh pusat.

Hal ini lantaran ijin usaha pertambangan (IUP) yang beroperasi di Kalimantan Timur tak mampu memenuhi 25 persen kuota Domestic Market Obligation (DMO) yang ditetapkan.

"Insyaa Allah, gak masalah," ujarnya.

Dalam isi suratnya, Isran meminta agar Presiden mempertimbangkan untuk tidak membatasi produksi batu bara jenis IUP di Kaltim.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved