Banjir Samarinda

Deret Fakta di Balik Banjir Bengkuring; Warga Diminta Mengungsi, Daya Tampung Waduk Hanya 70%

Tetapi menurunnya debit air mengakibatkan banjir yang merendam warga Bengkuring meninggi hingga mencapai pinggang orang dewasa.

Deret Fakta di Balik Banjir Bengkuring; Warga Diminta Mengungsi, Daya Tampung Waduk Hanya 70%
TRIBUN KALTIM / CAHYO WICAKSONO PUTRO
Kondisi debit air di Bendungan Benanga, Kelurahan Lempake Samarinda, Jumat (7/6/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO - Memasuki momen lebaran hari yang ke 3, warga Perumahan Bengkuring, Kelurahan Sempaja Timur, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) harus menyelamatkan barang berharga akibat banjir yang merendam rumah mereka.

Intensitas hujan cukup tinggi yang mengguyur Kota Samarinda dalam sebulan terakhir, mengakibatkan debit air meningkat.

Tulisan ini mengulas fakta di balik yang melanda wilayah Bengkuring.

1. Warga Disarankan Mengungsi

Meningkatnya debit air mengakibatkan warga Perumahan Bengkuring, Kelurahan Sempaja Timur, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), terdampak banjir.

Mendapat informasi tentamg kondisi banjir yang meningkat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda menurunkan dua jenis perahu dan logistik untuk warga yang terdampak banjir.

Ifran SH M.Si, Kepala Bidang Kedaulatan dan Logistik BPBD Kota Samarinda, mengungkapkan pihaknya telah mendapat kabar bahwa banjir di Bengkuring, Jalan Terong 1 meningkat, bahkan mulai meluas ke beberapa rumah warga lainnya.

Pihaknya langsung memutuskan untuk menurunkan dua jenis perahu. 

"Tadi dapat kabar terbaru bahwa debit air meningkat di lokasi yang terdampak banjir, jadi kami merapatkan dan memutuskan untuk menurunkan dua jenis perahu. Yang satu parahu lipat dan kedua perahu politalin," ungkap Irfan, Jumat (7/6/2019).

Kemudian Irfan menyatakan akan bertahan di lokasi terdampak banjir, untuk sigap dalam memberikan bantuan kepada 10 RT yang dihuni 700 kepala keluarga yang terdiri dari 1.000 lebih jiwa yang terdampak banjir.

Ifran SH M.Si kepala bidang kedaulatan dan logostik BPBD Kota Samarinda saat memberi keterangan kepada awak media, Jumat (7/6/2019).
Ifran SH M.Si kepala bidang kedaulatan dan logostik BPBD Kota Samarinda saat memberi keterangan kepada awak media, Jumat (7/6/2019). (TRIBUN KALTIM / CAHYO WICAKSONO PUTRO)
Halaman
1234
Penulis: Kholish Chered
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved