Banjir Samarinda

VIDEO - Momen Lebaran di Hari ke-3, Warga Samarinda Terpaksa Berhadapan dengan Banjir

Hari ini, Alhamdulillah semua berjalan aman, sejak malam tadi, kita sudah menurunkan perahu karet, untuk membantu proses evakuasi warga

VIDEO - Momen Lebaran di Hari ke-3, Warga Samarinda Terpaksa Berhadapan dengan Banjir
TRIBUNKALTIM.CO/CAHYO WICAKSONO PUTRO
Jajaran Polresta Samarinda yang membantu evakuasi warga yang terkena bencana¬†banjir dengan kedalaman mencapai 35 centimeter atau setinggi lutut pria dewasa di tiga RT (Rukun Tetangga) yakni 36, 37 dan 38, kawasan¬†Perumahan Bengkuring, Kelurahan Sempaja Timur, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Jumat (7/6/2019). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Memasuki momen Lebaran 2019 hari ke-3, biasanya umat muslim masih memanfaatkannya untuk bersilaturahmi ke rumah sanak saudara, keluarga ataupun tetangga. 

Akan tetapi pada momen Lebaran 2019 ini warga Perumahan Bengkuring, Kelurahan Sempaja Timur, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) harus menyelamatkan barang berharga akibat banjir yang merendam rumah mereka.

Relawan Samarinda menurunkan perahu untuk evakuasi warga.
Relawan Samarinda menurunkan perahu untuk evakuasi warga. (Tribunkaltim.co, Cahyo Wicaksono)

Intensitas hujan cukup tinggi yang mengguyur Kota Samarinda dalam sebulan terakhir, mengakibatkan volume air meningkat.

Dan sejak Kamis (6/6/2019) kemarin, banjir telah mencapai 35 centimeter atau setinggi lutut pria dewasa tersebut merendam tiga RT  yakni 36, 37 dan 38. Dalam rumah terendam, ada beberapa warga yang tidak ingin meninggalkan rumahnya.

Sejumlah warga tetap bertahan meski rumahnya tergenang air cukup tinggi
Sejumlah warga tetap bertahan meski rumahnya tergenang air cukup tinggi (Tribunkaltim.co, Cahyo Wicaksono)

Kapolsek Sungai Pinang Kompol Nono Rusmono mengungkapkan, saat ini pihaknya telah menurunkan sejumlah personel guna membantu masyarakat di 3 RT tersebut, dibantu Patroli Satuan Sabhara Polresta Samarinda, jajaran Polsekta Sungai Pinang dan TNI termasuk relawan di Samarinda turut banti di lokasi banjir, yang berada di Jalan Terong Pipit dan Jalan Asparagus sejak, Kamis malam sekitar 21.30 Wita hingga Jumat (7/6/2019) hari ini.

Relawan kerahkan perahu evakuasi warga
Relawan kerahkan perahu evakuasi warga (Tribunkaltim.co, Cahyo Wicaksono)

“Hari ini, Alhamdulillah semua berjalan aman, sejak malam tadi, kita sudah menurunkan perahu karet, untuk membantu proses evakuasi warga yang rumahnya tenggelam dan saat ini kondisi banjir sudah menurun. Beberapa warga sudah ada yang pulang untuk membersihkan rumah dari sisa lumpur yang terendam banjir dari semalam,” ungkap Kapolsek Sungai Pinang Kompol Nono Rusmono, Jumat (7/6/2019).

Sejumlah warga terus bertahan
Sejumlah warga terus bertahan (Tribunkaltim.co, Cahyo Wicaksono)

Kendati volume banjir, kondisinya sudah berkurang, hingga kini personil Polresta Samarinda dan Polsek Sungai Pinang serta sejumlah relawan masih berjaga di posko banjir yang terletak di Jalan Terong Pipit 4.

Seorang anak laki-laki menggendong adiknya di tengah banjir.
Seorang anak laki-laki menggendong adiknya di tengah banjir. (Tribunkaltim.co, Cahyo Wicaksono)

Hal itu dilakukan, untuk menghindari banjir kembali datang, dikarenakan cuaca disekitar Samarinda kembali diguyur hujan cukup deras.

menggendong adik
menggendong adik (Tribunkaltim.co, Cahyo Wicaksono)

“kita akan tetap kerahkan anggota untuk berjaga. Harapannya semoga tidak turun hujan deras lagi, sehingga air cepat surut dan masyarakat bisa berlebaran dengan tenang, tapu ternyata tapi saat ini kondisinya ternyata hujan turum cukup deras, jadi untuk menghindari banjir lembali meluap, kita tetap berjaga," terangnya.

(m07)

Subscribe official YouTube Channel

BACA JUGA 


 
 
 
 
Penulis: Cahyo Wicaksono Putro
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved