Menhub Larang Tradisi Terbangkan Balon Udara Saat Idul Fitri, Puluhan Pilot Mengeluh

Menhub Budi Karya Sumadi melarang tradisi menerbangkan balon udara saat Idul Fitri. Karena bisa rusak rumah dan membuat pilot mengeluh

Menhub Larang Tradisi Terbangkan Balon Udara Saat Idul Fitri, Puluhan Pilot Mengeluh
kolase/Tribun Video
AirNav Bolehkan Masyarakat Lepaskan Balon Udara, Namun Harus Sesuai Aturan 

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah melalui Kementrian Perhubungan (Kemenhub) tegas melarang tradisi menerbangkan balon udara saat Lebaran 2019.

Diketahui, tradisi menerbangkan balon udara untuk merayakan Lebaran 2019, masih marak.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pun akhirnya bersikap.

Menhub Budi Karya Sumadi menegaskan ada larangan untuk menerbangkan balon udara.

Dikutip dari tayangan Kompas TV, Budi Karya Sumadi menyatakan, warga yang tetap nekat menerbangkan balon udara terancam pidana.

Menurutnya, balon udara tanpa awak tersebut mengganggu penerbangan.

"Sangat menganggu penerbangan. Saya harap warga lebih bijak," kata Menhub Budi Karya Sumadi saat meninjau arus balik lebaran di Stasiun Madiun, Sabtu (8/6/2019).

Budi Karya Sumadi menyebut, warga yang penerbangan balon udara tanpa awak merupakan kegiatan melanggar hukum. 

Apalagi menerbangkan balon udara sebesar empat hingga tujuh meter.

"Bisa diberi sanksi, bisa juga dipidana. Kami sudah memberikan sosialisasi jauh-jauh hari," jelas Budi.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melanjutkan perjalanan mengecek kesiapan arus balik Lebaran 2019 di Terminal Tingkir Salatiga, Jawa Tengah, Sabtu (8/6/2019).
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melanjutkan perjalanan mengecek kesiapan arus balik Lebaran 2019 di Terminal Tingkir Salatiga, Jawa Tengah, Sabtu (8/6/2019). (Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com)
Halaman
1234
Editor: Rafan Arif Dwinanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved