Pencarian Nelayan Manggar di Perairan Kukar Masih Nihil, Ini Kata Basarnas Kaltimra

Tujuh hari sudah, Umar (40) nelayan asal Manggar, Balikpapan Timur menghilang namun sampai sekarang belum ditemukan

Pencarian Nelayan Manggar di Perairan Kukar Masih Nihil, Ini Kata Basarnas Kaltimra
TribunKaltim.CO/Zainul
Basarnas Kaltimra sedang berupaya mencari nelayan Manggar, Umar yang hilang sejak 7 hari lalu 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN-Tujuh hari sudah, Umar (40) nelayan asal Manggar, Balikpapan Timur menghilang usai berpamitan kepada istrinya, Nur untuk pergi melaut pada tanggal 3 Juni 2019 lalu bersama nelayan lain.

Upaya pencarian yang dilakukan Basarnas Kaltimra beserta unsur relawan lainnya, juga sudah memasuki hari ke tujuh ,Minggu, (9/6/2019) ini, namun belum ada kabar korban ditemukan.

Diduga korban tersebut hilang di sekitar wilayah perairan Kutai Kartanegara (Kukar), karena wilayah perairan tersebut merupakan lokasi terakhir korban terlihat saat melaut.

Anggota Basarnas berangkat melakukan upaya pencarian nelayan Manggar, Umar yang hilang sejak 7 hari lalu
Anggota Basarnas berangkat melakukan upaya pencarian nelayan Manggar, Umar yang hilang sejak 7 hari lalu (TribunKaltim.CO/Zainul)

Kasi OPS dan Siaga Basarnas Kaltimra, Octavianto mengatakan, hingga saat ini, Minggu (9/6/2019) upaya pencarian korban masih nihil alias belum ada tanda-tanda penemuan korban.

Seluruh titik koordinat dugaan keberadaan korban juga sudah ditelusuri mulai dari 01˚ 09’ 52.4’’ S – 117˚ 09’ 23.6’’ E Heading 251˚ Arah Barat Barat Daya dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan Jarak 36 NM dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan.

"Kami sudah melakukan penelusuran di seluruh titik koordinat yang dugaan keberadaan korban , namun hingga hari ini, (Minggu, 9/6) pencarian korban masih nihil dan tidak ada tanda-tanda penemuan korban," katanya

Hingga proses pencarian dihentikan sesuai SOP Basarnas, belum ada tanda-tanda penemuan korban selama operasi SAR yang di lakukan Basarnas beserta unsur relawan lainnya.

Namun demikian,  Basarnas Kaltimra mengatakan pencarian korban akan tetap dilanjutkan dengan pemantauan jika sewaktu - waktu ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban.

Sebelumnya diketahui, korban bernama Umar (40) berpamitan kepada Istrinya bernama Nur (37) untuk pergi melaut pada Selasa dini hari lalu (2/6/2019) sekira pukul 04:00 Wita setelah makan sahur puasa,

namun hingga Senin sore (3/6/2019) korban tak kunjung pulang sementara teman-teman korban sudah pulang sejak Selasa siang. (*)

Halaman
12
Penulis: Zainul
Editor: samir paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved