Harga Tiket Pesawat

Harga Tiket Pesawat Mahal, Musim Lebaran 2019 Okupansi Hotel Menurun, Paling Tajam di Kalimantan

Sejauh ini harga tiket pesawat di Indonesia masih dianggap mahal. Ini berdampak pada okupansi hotel di Kalimantan dan Sulawesi paling tajam turunnya.

Harga Tiket Pesawat Mahal, Musim Lebaran 2019 Okupansi Hotel Menurun, Paling Tajam di Kalimantan
Tribunkaltim.co/Nevrianto
Ilustrasi - Kali ini harga tiket pesawat masih mahal di musim Lebaran 2019. Sejauh ini harga tiket pesawat di Indonesia masih dianggap mahal. Ini berdampak pada okupansi hotel di Kalimantan dan Sulawesi paling tajam turunnya okupansi hotel. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Sampai sejauh ini harga tiket pesawat di Indonesia masih dianggap mahal. Tingginya harga tiket pesawat memberi efek bagi berbagai pihak satu di antaranya kalangan perhotelan.

Efek kenaikan harga tiket pesawat rupanya memberikan dampak cukup signifikan bagi penurunan permintaan hotel.

Bahkan di musim libur Lebaran 2019 terjadi penurunan permintaan sekitar 20 persen sampai 40 persen, yang dianggap harga tiket pesawat mahal.

Wakil Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia atau PHRI, Maulana Yusran, mengatakan penurunan permintaan hotel paling berdampak di daerah-daerah yang jauh dari Jakarta.

“Paling tajam penurunannya Kalimantan, Sulawesi, termasuk Labuan Bajo,” katanya saat dihubungi Kontan.co.id pada Minggu (9/6/2019).

Seperti pada bulan-bulan sebelumnya, harga tiket pesawat diyakini sebagai penyebab penurunan okupansi hotel.

Tahun-tahun sebelumnya, okupansi di musim libur lebaran bisa mencapai 80 persen sampai 90 persen.

“Sekarang sekitar 60 persen sampai 70 persen,” tambah Maulana.

Kemudian, jika pada tahun sebelumnya tingkat okupansi tinggi itu bisa mencapai tujuh hari sepanjang musim liburan, di tahun ini rata-rata okupansi tinggi hanya di tiga hari saja.

Maulana menilai, jika tarif tiket terus-terusan tidak dapat turun maka industri hotel di Indonesia lama-lama malah bersaing dengan hotel di luar negeri.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved