Farida Memasak Coto Ayam Sisa Lebaran, Cukup untuk Anak dan Cucu

Farida( 58) memanfaatkan waktu banjir untuk memasak soto di rumahnya bersama tiga anaknya serta 2 cucunya, Selasa(11/6/2019).

Farida Memasak Coto Ayam Sisa Lebaran, Cukup untuk Anak dan Cucu
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO.
TERTIDUR-Seorang warga tampak tertidur setelah kelelahan di teras rumahnya jalan A Yani Gang Karya Baru RT 17 Kelurahan Sungai Pinang Dalam Kecamatan Sungai Pinang Kota Samarinda Kalimantan Timur, saat banjir, Selasa(11/6/2019) 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA-Warga RT 17 Gang Cahaya Baru, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kota Samarinda, Farida( 58) memanfaatkan waktu banjir untuk memasak soto di rumahnya bersama tiga anaknya serta 2 cucunya, Selasa(11/6/2019).

"Syukurnya ada rezeki saat lebaran, beli daging ayam, lauk, bumbu dapur dan lainnya kami masukkan ke dalam kulkas.

Namun pasca banjir melanda sejak 2 hari lalu di kawasan Jalan A Yani, Minggu(9/6/2019) kulkas terendam, tapi rusak karena  banjirnya di atas lutut,

MEMASAK SOTO AYAM-Farida (58) disela memasak soto ayam di rumahnya jalan A Yani Gang Karya Baru RT 17 Kelurahan Sungai Pinang Dalam Kecamatan Sungai Pinang Kota Samarinda Kalimantan Timur, Selasa(11/6/2019).Banjir melanda  Kota Samarinda selama sepekan membuat aktifitas sehari hari warga terbatas
MEMASAK SOTO AYAM-Farida (58) disela memasak soto ayam di rumahnya jalan A Yani Gang Karya Baru RT 17 Kelurahan Sungai Pinang Dalam Kecamatan Sungai Pinang Kota Samarinda Kalimantan Timur, Selasa(11/6/2019).Banjir melanda Kota Samarinda selama sepekan membuat aktifitas sehari hari warga terbatas (tribunkaltim.co/nevrianto hardi prasetyo)

makanya  daging ayamnya  dimanfaatkan saja unnuk dimasak jadi soto untuk 3 anak dan cucu saya. Suami saya sudah meninggal,"tuturnya.

Sementara menurut pantauan TribunKaltim.co,  aktifitas Jalan A Yani, Jalan Pemuda, Jalan Mayjen Sutoyo eks Jalan Remaja dan sekitarnya masih terendam banjir di atas lutut orang dewasa.

BANJIR PERSIMPANGAN JALAN-Warga berada di persimpangan kawasan jalan A Yani, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang Kota Samarinda dengan jalan Gelatik, tang terendam banjir dengan ketinggian mencapai sepinggang orang dewasa, Selasa
BANJIR PERSIMPANGAN JALAN-Warga berada di persimpangan kawasan jalan A Yani, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang Kota Samarinda dengan jalan Gelatik, tang terendam banjir dengan ketinggian mencapai sepinggang orang dewasa, Selasa (TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO.)

Sejumlah warga juga banyak yang turun ke jalan saat kondisi banjir dan  mendampingi anaknya  untuk bermain air,

sedangkan sejumlah relawan dan petugas Damkar siaga di persimpangan Jalan Kemakmuran  dan Jalan Sentosa membantu memantau lalu lintas.

Kondisi banjir di Jalan Gelatik juga banjir sepinggang orang dewasa atau ketinggian air sekitar 90 centimeter, bahkan ada yang 1 meter.

Seorang warga jalan Gelatik, Anjari terpaksa mengungsikan seorang anak dan istrinya.

"Saya mencari makan dulu karena umumnya warung makan pada tutup karena banjir.Saya ngga tau lagi mau ngungsi kemana yang jelas masih bertahan di rumah menjaga barang barang berharga.

Halaman
12
Penulis: Nevrianto
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved